Suara Peradilan News: Nasional
Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 Oktober 2020

PPM banten kirim 100 pasukan untuk donor darah di balai sarbini





Tangerang,suaraperadilannews.com-PP.PPM menggelar donor darah bersama PMI pusat yang dihadiri Ketum PMI pusat HM. Jusuf Kalla dan ketua umum DPP LVRI Mayjend TNI (purn) Saiful Sulun. Hadir pula 100 Pasukan PPM banten yang di komandoi Bung Chandra mahar dhika,SE.MM dan hadir ketua PPM DKI Bung Robin Simanggungsong serta jajarannya, PPM Kabupaten Tangerang, kota Tangerang selatan, kabupaten bogor.



Dengan mengikuti standar protokoler kesehatan di mana setiap peserta donor di maksimalkan 30 orang untuk masuk ruang donor darah di balai sarbini dan di bagi beberapa tempat lokasi agar berjarak dengan peserta lainnya.


Dalam sambutan, Ketua umum PP.PPM Berto izaak doko mengucapkan terima kasih kepada Ketum PMI HM Jusuf kalla dan Ketum DPP LVRI Mayjend TNI (purn) Saiful sulun yg telah hadir di acara nasional donor darah Pemuda Panca Marga. 



Dalam sambutan Ketum PMI pusat HM. Jusuf kalla sangat merespon giat PPM pusat dalam membantu PMI. ini merupakan contoh baik organisasi anak/keturunan pejuang tetap semangat dalam masa pandemi ini dengan sukarela mendonorkan darah nya untuk membantu yang kekurangan.(J,Sh)*

Jumat, 25 September 2020

Dukungan ketahanan pangan,Polda banten bersama PT. Indonesia power lakukan budidaya ikan



Merak -Suaraperadilannews, com.- Guna mendukung ketahanan pangan di tengah pandemi Covid-19, Kepolisian Daerah (Polda) Banten bersama PT indonesia Power unit 1- 7 suralaya PGU (Power Generation Unit) menebar 20.000 Bibit ikan lele di 10 tempat kolam di mako Ditpolairud Polda Banten, Jumat (25/9/2020) Pagi.

Kapolda Banten Irjen Pol Drs. Fiandar saat ditemui di lokasi kepada awak media mengatakan bahwa adanya pandemi Covid-19 ini, pihaknya melakukan sejumlah upaya dalam rangka mendukung ketahanan pangan. Salah satu kegiatan yang dilakukan yaitu budidaya ikan konsumsi dengan menebar bibit ikan lele

“Budidaya ikan ini dilakukan dengan memanfaatkan kolam yang ada di Mako Polair Polda Banten. Kolam diisi dengan ikan konsumsi yaitu ikan lele dan pada hari ini kami bekerjasama dengan PT. Indonesia Power ,” kata fiandar

Lebih lanjut Fiandar menjelaskan bahwa kegiatan budidaya ikan ini sebagai wujud kongkrit Polri dalam upaya menjaga ketersediaan pangan di tengah pandemi Covid-19.

“Kegiatan ini sebagai upaya Polda Banten ikut membantu tugas pemerintah dalam mensosialisasikan program ketahanan pangan. Dan juga sebagai implementasi arahan dari bapak Kapolri sebagai pimpinan, "ujar fiandar

Usai melakukan pelepasan bibit ikan lele, Dirpolairud Polda Banten Kombes Pol Heri Sulistya menyampaikan ucapan terima kasihnya atas kerjasamanya dari PT. Indonesia Power sehingga hari ini bersama-sama menebar bibit ikan lele untuk mendukung ketahanan pangan di tengah pandemi Covid-19

“hari ini Pak kapolda Banten bersama GM PT. Indonesia Power UP Suralaya secara langsung menebar bibit ikan lele di mako Ditpolairud Polda Banten,” ujar heri

Lebih lanjut Heri mengatakan untuk   bibit ikan lele yang ditebar di 10 titik kolam yang masing-masing kolam ada 2000 bibit ikan lele jadi total keseluruhan ada sebanyak 20.000 bibit ikan lele  yang ditebar.

"rencananya ikan yang sudah kami tebar tersebut rencananya akan kita panen tiga bulan kedepan, dan hasil panennya akan kita bagikan kepada masyarakat,” tambah Heri

Sementara itu, Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi mengatakan bahwa program ketahanan pangan ini cara yang efektif untuk mencegah krisis pangan.

“Program ketahanan pangan tersebut adalah dalam rangka untuk menjaga ketahanan pangan masyarakat pada masa pandemi Covid-19. Hal ini tentunya cara efektif untuk mencegah terjadinya krisis pangan yang menjadi kebutuhan masyarakat,” tutup Edy Sumardi.

Tampak hadir dalam kegiatan ini Kapolda Banten Irjen Pol Drs. Fiandar bersama Ketua Bhayangkari Daerah Banten Ny. Ufiq Fiandar dan Pengurus Bhayangkari, Dir polairud polda Banten
Kombes pol Heri Sulistya budi santosa.,S.I.K,.M.hum, Dir Pamobvit Polda Banten Kombespol Istiyono.,S.H, Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi P S.I.K.,M.H, Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryono S.I.K.,S.H, Gm PT indonesia Power unit 1- 7 suralaya PGU (Power Generation Unit) rachmat Handoko. (Bidhumas)

Senin, 14 September 2020

PUPR GARUT INGKAR JANJI TINJAU LOKASI PEMBANGUNAN IRIGASI CADAS GANTUNG CINTANAGARA

Lokasi Irigasi

Garut,suaraperadilannews.com-Paska audensi masyarakat desa Cinta Nagara ke dinas PUPR kabupaten Garut (27/8/2020), sampai saat ini belum ada realiasasi terkait tuntutan warga  tentang pembangunan irigasi yang tidak sesuai harapan masyarat.

saat awak media suaraperadilannews lakukan investigasi kelapangan (14/9/2020)diterima oleh tokoh masyarakat Ustadz Dedi dan beberapa tokoh masyarakat lainnya , dalam keterangannya Ustadz dedi "Sampai saai ini belum ada dari pihak dinas PUPR yang datang meninjau ke lokasi sesuai dengan janji saat audensi "

Lanjut Dedi "bila pengerjaan proyek ini berlarut-larut dikuatirkan ketika musim hujan tiba akan mengancam keselamatan jiwa masyarakat kp nagara cinta desa cinta nagara kecamatan cigedug , Karena debit air yang akan meluap kepemukiman warga , dan lahan sawah akan terancam terendam air akan meyebabkan gagal panen, Pokoknya saya menunggu pihak dinas terkait selesaikan permasalahan ini jangan sampai warga yang akan mendatangi gedung DPRD dengan kekuatan massa yang lebih besar"

 dedi menambahkan "warga sebetulnya sangat terimakasih atas pembangunan saluran IRIGASI di daerahnya namun sangat disesalkan karena tidak adanya kordinasi dengan pihak warga apalagi menjelaskan tentang gambar yang akan dilaksanakanya sehingga walaupun pengerjaan selesai tetap dampak yang akan ditimbulkan sangat mengancam keselamatan warga dan kamipun bukan ingin yang diluar batas Spek dan RAB hanya ada solusi yang terbaik karena pembangunan sudah mencapai 60 persen masa iya harus dibongkar lagi jadi maksud warga kalau dari hulu lebarnya 230cm dan tingginya hanya 80 cm setelah itu ke hilir mengerucut  jadi lebar 150 cm otomatis di musim hujan nanti air akan meluap ke pemukiman warga dan pesawahan sebagai mata pencahariannya bertani pungkasnya"

Sampai saat berita ini diturunkan Sudah beberapakali lakukan konfrmasi tidak berhasil ditemui PUPR  ( Bb/ Endang supardin )




KEWIRAUSAHAAN BERBASIS AKTIVITAS KELUARGA BAGI PENYANDANG DISABILITAS

 


Bandung,Suaraperadilannews.com- Dengan terbitnya Undang-Undang No. 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas banyak memberikan harapan baru bagi kehidupan para penyandang disablitas di tanah air. Harapan baru tersebut misalnya berkaitan dengan kesempatan untuk memperoleh pekerjaan, secara eksplisit terdapat pada Bab IV Bagian keempat Pasal 53 ayat 1 dan 2. Pada pasal 53 tersebut secara tegas menyatakan bahwa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) wajib mempekerjakan penyandang disablitas paling sedikit 2% dari jumlah pegawai atau pekerja. Sedangkan pada perusahaan swasta wajib mempekerjakan penyandang disabilitas minimal 1% dari jumlah pegawai atau pekerja. Pernyataan tersebut tentunya menjadi hukum yang memberikan jalan bagi penyandang disabilitas untuk bekerja, berkarya, dan berprestasi dalam berbagai lapangan pekerjaan pada lembaga yang disebutkan tadi.

Sekolah luar biasa (SLB) sebagai lembaga pendidikan formal mendapat manfaat luar biasa dari undang-undang penyandang disabilitas ini. Dampak terbesarnya adalah pada program pembelajaran vokasional yang ada di SLB. Proses pembelajaran vokasional di SLB akan semakin banyak menemukan jalan untuk tempat praktek lapangan dan alumni SLB akan banyak terserap pada dunia kerja. Namun demikian, tidak ada salahnya tetap berinovasi pada program vokasional untuk mengantisipasi siswa atau alumni yang sulit bekerja atau tidak terserap oleh BUMN, BUMD, dan perusahaan swasta.  Inovasi program vokasional itu diantaranya mengembangkan program pendamping terhadap vokasional yang sudah ada selama ini.

Program pendamping itu adalah program kewirausahaan bagi siswa SLB. Kewirausahaan ini penting disediakan oleh sekolah untuk menjadi alternatif bagi siswa yang tidak terserap oleh lapangan kerja. Siswa yang kesulitan memperoleh pekerjaan atau sulit mengikuti standar kompetensi kerja dari dunia usaha dan indsutri, maka melalui kewirausahaan, mereka akan mampu memiliki pekerjaan atau usaha sendiri. Secara pengamatan lapangan oleh penulis, kelompok penyandang disabilitas yang paling rentan sulit memperoleh pekerjaan adalah penyandang ‘tunagrahita’.Pihak dunia usaha pun masih kesulitan menyesuaikan standar kompetensi kerja khusus bagi kelompok tunagrahita ini. Kondisi seperti demikian sering menjadi alasan oleh kalangan dunia usaha untuk menolak pencari kerja dari individu penyandang disabilitas. Oleh karena itu lebih baik SLB membuat program kewirausahaan sehingga memiliki alternatif solusi agar penyandang disabilitas dapat bekerja dan mandiri.

Program kewirausahaan di SLB ini dapat dijadikan ekstrakurikuler, selain jadi alternatif kemandirian juga bisa sebagai suplemen skil bagi pembelajaran vokasional yang sudah ada. Apabila difokuskan kepada siswa tunagrahita maka mereka itu selain mengikuti pembelajaran vokasional tertentu juga harus mengikuti ekstrakurikuler kewirausahaan. Tapi sebenarnya ekstrakurikuler kewirausahaan ini dapat diikuti oleh seluruh siswa berbagai jenis kelainan.

Program atau materi ekstra kurikuler kewirausahaan ini sangat penting jika berbasis aktivitas keluarga atau orangtua/wali siswa. Penting dilakukan seperti itu agar skil dan programnya berkesinambungan dan dibutuhkan oleh aktivitas kewirausahaan yang ada di rumah atau keluarga. Misalnya orangtua/wali siswa memiliki usaha jualan gorengan maka materi belajar kewirausahaannya diarahkan pada wirausaha bidang tataboga. Manakala siswa lulus dari SLB, kemudian sulit diterima bekerja di dunia usaha dan industri, maka mereka bisa memilih berusaha atau bekerja bersama keluarganya mengembangkan usaha yang sudah ada. Penyandang disabilitas pun akan lebih mudah mengamalkan pengetahuan serta keterampilannya karena ada kesinambungan antara pelajaran di sekolah dengan ranah pekerjaannya.

Supaya lebih konstruktif perlu adanya kesesuaian kompetensi yang diharapkan dengan aktivitas wirausaha keluarga, maka dalam implementasi eksrakurikuler kewirausahaan harus lebih intens berkolaborasi dengan orangtua siswa/wali. Secara tidak langsung ada keterlibatan orangtua siswa dalam bentuk komunikasi perkembangan dan adanya parenting kewirausahaan untuk orangtua siswa. Apabila itu berjalan maka akan terjadi proses saling support  dan saling mengisi kelemahan yang ada. Orangtua akan memperoleh posisi kehormatan bersama guru dalam menentukan program, materi, dan penilaian perkembangan belajar anak-anaknya. Bukan tidak mungkin pihak keluarga pun akan memberikan input positif untuk kemandirian siswa dan akan berdampak positi pula pada perkembangan wirausaha yang dilakukannya.

Program ekstrakurikuler kewirausahaan ini akan menjadi tantangan bagi guru untuk terus meningkatkan kompetensi. Guru dapat meningkatkan kemampuannya melalui kegiatan pelatihan, seminar kewirausahaan, diskusi, dan membaca berbagai referensi. Peningkatan kompetensi guru dapat disokong pula melalui proses kolaborasi dengan orangtua siswa serta pihak lainnya. Kompetensi guru dan kolaborasi dengan orangtua siswa sangat strategis dalam melakukan identifikasi dan analisis materi kewirausahaan berbasis aktivitas keluarga. Bahkan orangtua siswa dapat menjadi pengajar tamu ketika pihak sekolah tidak memiliki guru yang siap mengajarkan kewirausahaan. Proses kolaborasi seperti itu diharapkan tidak berhenti ketika siswa dinyatakan lulus dari satuan pendidikan SLB.

Secara formal, tanggung jawab guru dan sekolah selesai ketika siswa dinyatakan lulus, namun secara tanggung jawab moral dalam proses kemandirian dan kewirausahaan boleh saja berlanjut meskipun siswa sudah alumni. Bentuknya dapat berupa layanan konsultatif dan advokasi untuk mendukung kemandirian dan pengembangan wirausaha. Bahkan di beberapa negara maju, wirausaha berbasis aktivitas keluarga menjadi inkubator bisnis para penyandang disabilitas dan menjadi laboratorium entrepreneurship SLB. Dengan demikian proses pendidikan ini sesuai dengan falsafah pendidikan sepanjang hayat.

Semoga pendidikan dan kemandirian para penyandang disabilitas selalu menemukan jalannya dan memenuhi hak-hak kehidupannya. Peran berbagai pihak sangat dibutuhkan secara integratif dan inklusif, tidak cukup dengan menerbitkan undan-undang dan peraturan, sangat dibutuhkan dedikasi dan pengawalan yang sungguh-sungguh. 

*Penulis adalah Pengurus Pusat Ikatan Guru Pendidikan Khusus Indonesia (IGPKHI) dan Guru SLBN Cicendo Kota Bandung. (Oleh IIM IMANDALA, S.Pd., M.Pd./ Red)


Minggu, 13 September 2020

Komunitas Double Cabin Indonesia (DCAB Id) Peduli , Sumbang Pembangunan Rumah Tahfidz Al-Hikmah Garut

 

Dok.Super News


Garut,Suaraperadilannews.com- Sebagai bentuk kepedulian sosial, Komunitas DCAB.id dan Fevci hadir dari perwakilan Bandung dan Bogor melakukan kegiatan Bakti Sosial (Baksos) di Madrasah Tahfidz Al-Hikmah Garut, Sabtu (12/9).

Kegiatan Bakti Sosial tersebut selain dalam rangka merayakan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1442 Hijriah, juga mendukung program pembangunan madrasah tahfidz Al-Hikmah.

Ketua Komunitas DCAB.ID Bandung, Ramli mengatakan, bahwa kegiatan bakti sosial tersebut merupakan kegiatan rutin yang biasa dilakukan oleh DCAB. “Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat, khususnya dengan nasib pendidikan di Indonesia, Alhamdulilah kami bisa mengumpulkan dana 83.000.000 yang kami himpun dari para anggota untuk membantu pembangunan yang Insya Alloh akan kami salurkan secara berkala sesuai dengan progres pembangunan ” katanya.

Yusuf menambahkan, baksos ini merupakan bakti sosial yang berfaedah pasalnya, liburan sambil bakti sosial yang ditujukan kepada Madrasah Tahfidz Al-Hikmah Garut .



Setelah memberikan bantuan sembako dan dana Pembangunan Secara Simbolis kepada  Murod Hidayat Ketua LKS Al-Hikmah sekaligus ketua Panitia pembangunan Madrasah Tahfidz Al-Hikmah, Ustadz Asep Anjar juga mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruh para muhsinin yang telah mengorbankan tenaganya, pikirannya, untuk pembangunan Madrasah Tahfidz yang dilaksanakan di Kp. Tamanmalusu, RT. 10 RW. 02 Desa Cigadog, Kecamatan Cikelet - Garut, Sabtu (12/9).

“Atas nama Yayasan Al-Hikmah semoga Allah memberikan kesehatan, keselamatan, kemuliaan dan keberkahan kepada Para Donatur dan para muhsinin Madrasah Tahfidz Al-Hikmah Garut,” ujar Ust. Asmud selaku Mudir di Madrasah Tahfidz Al-Hikmah.(Babang)

Rabu, 09 September 2020

Bupati Tangerang lead apple duck mask kabupaten tangerang



Tangerang,-Suaraperadilannews,com.-Pada hari Kamis, 10 September 2020 Pukul 09.20 WIB. Bertempat di Kantor Management Citra Raya (Bunderan 3) telah berlangsung apel gabungan dalam rangka mengkampanyekan *"GEBRAK MASKER KABUPATEN TANGERANG"dipimpin oleh Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar,M,Bus.SE.M.Si

Pj Kegiatan Kombes Pol. H. Ade Ary Syam Indradi. S.H., S.I.K.,M.H (Kapolres Kota Tangerang)

Hadir dalam kegiatan :
1. Bpk. Ahmed Zaki Iskandar. M. Bus. SE. M. Si (Bupati Tangerang)
2. Kombes Pol. H. Ade Ary Syam Indradi. SH.,S.I.K.,M.H (Kapolresta Tangerang)
3. Letnan Kolonel Inf. Bangun Siregar (Dandim 0510/Tigaraksa)
4. Para PJU Polresta Tangerang
5. Para Kapolsek Polresta Tangerang.
6. Rudi Maesyal (Sekda Kab. Tangerang) beserta Fokopimda Kab. Tangerang.
7. dr. Hj. Dede Widyawati M.Kes (Kadis Kesehatan Kab. Tangerang)
8. Para Camat se Kab. Tangerang.
9. KH. Uwes Nawawi (Ketua MUI)
10. Para Alim ulama, Imam besar masjid Al Amjad
11. Ketua KSPSI dan Serikat Buruh SE Kab. Tangerang
12. Organisasi Masyarakat dan organisasi pemuda Kab. Tangerang.
13. Staf Management Citra Raya.

"Dalam Sambutannya Bupati Tangerang menyampaikan,terimakasih kepada Seluruh forkopimda Kabupaten Tangerang dan seluruh elemen masyarakat yang hadir dalam rangka Kampanye serentak seluruh Indonesia penggunaan Masker dan mencuci tangan di Wilayah Kabupaten Tangerang. Kami mengajak mari bersama sama berjuang melawan pandemi covid 19.

Kita semua berharap situasi pandemi Covid-19 akan segera berakhir. Mari bersama budayakan 3M (menggunakan masker, menjaga jarak dan sering mencuci tangan.)

Saat ini di kabupaten Tangerang -+ 900 orang sudah terkomfirmasi positif covid 19. Tepatnya situasi 3 minggu terakhir di kabupaten Tangerang ditemukan 300 kasus . Mari bersama sama menjaga kesehatan lingkungan terutama keluarga.

"Kami sekali lagi menghimbau agar bersama sama mengajak kembali meningkatkan kewaspadaan diri dan menerapkan protokol kesehatan 3M untuk meminimalisir dan menekan penularan covid 19.

"Saya berpesan kepada seluruh lapisan masyarakat agar mengikuti petunjuk protokol kesehatan Pemerintah Pusat dengan benar. Karena virus ini benar benar ada dan nyata dan kita tidak boleh takabur dengan virus ini.
Terimakasih kepada Polres Kota Tangerang sudah menyiapkan sebanyak 50.000 masker yang akan dibagikan kepada masyarakat dan mensukseskan kegiatan gebrak masker. Mudah mudahan situasi pandemi segera berakhir.

Apabila ditemukan masyarakat yang melanggar saya tidak akan memberlakukan denda uang mengingat kondisi ekonomi masyarakat yang menurun terkena dampak Covid-19 tetapi saya akan memberlakukan penindakan sosial, tuturnya.

Acara dilanjutkan dengan pemberian masker secara simbolis oleh Bupati Tangerang, Kapolresta Tangerang, dan Dandim 0510/Tigaraksa kepada Tokoh Masyarakat/Ormas.
Pukul 09.30 Wib kegiatan gebrak masker Kabupaten Tangerang selesai berjalan aman kondusif, paparnya"(J,Sh.)*

Minggu, 06 September 2020

LSM GMBI DISTRIK KABUPATEN TASIKMALAYA DUKUNG PENUH CALON BUPATI -WAKIL BUPATI "WANI" Iwan Saputra dan Kh, Miftahul Paoz

Lsm GMBI Tasik kawal pasangan "WANI"



Tasik-suara peradilan news , Seusai rapat internal pengurus distrik LSM GMBI TASIKMALAYA antarkan pasangan "WANI" ( IWAN SAPUTRA - KH,IIF MIFTAHUL PAOZ ke  KPU kabupaten  Tasikmalaya sebagai pasangan calon Bupati - wakil bupati kabupaten  tasikmalaya priode 2020 - 2025.

ketua Distrik Lsm GMBI kabupaten  tasikmalaya Tito yulianto usai mengantarkan langsung pasangan WANI untuk mendaptarkan pasangan tersebut ke KOMISI PEMILIHAN UMUM kabupaten  Tasikmalaya minggu (06/09/20) ketika diwawancarai awak media suara peradilan news menambahkan keteranganya bahwa "keputusannya untuk mendukung pasangan WANI setelah penggodogan matang dari para pengurus dan para distrik di tingkat kecamatan dan desa se kabupaten  Tasikmalaya,  Dan yang paling utama sudah mengantongi SK Dukungan politik dari ketua umum GMBI pusat untuk mendukung pasangan WANI dan siap memenangkan  pemilihan bupati wakil bupati kab Tasikmalaya masa bakti 2020-2025.



Lanjut Tito " Kami telah siapkan pemetaan politik dan strategi yang matang agar sampai ke AKAR RUMPUT karena biarbagaimanapun binaan LSM GMBI sudah sampai di tingkat Ranting ( Rw - Rt ) dengan berbekal itulah kami optimis pasangan WANI bisa memenangkan pilkada calon bupati-wakil bupati  tasikmalaya untuk menuju perbaikan yang lebih maju,sejahtera,adil  pungkasnya". (Dian kurniawan/ endang.supardin)***

Kamis, 03 September 2020

Seminar Webiner di gelar HME STT DR.KHEZ.MUTTAQIEN Purwakarta , dengan tema Energi Tepat Guna

 


Purwakarta,Suaraperadilannews.com- Mahasiswa HME STT DR.KHEZ.MUTTAQIEN PURWAKARTA lakukan  acara Webinar untuk menjawab kekosongan belajar di masa Pandemi Covid-19 (29/8) dengan narasumber yoga Amundiasmo S.T M.M,  berjalan   lancar walau  ada beberepa kendala teknis yang tidak cukup berarti .

salah satu mahasiswa dalam keterangannya Farhan "Tujuan kami mengadakan seminar umum onlain  ini yang  pertama mengisi kekosongan waktu  kuliah yang memang kami masih libur , keduanya mengajak seluruh elemen mahasiswa ,pelajar dan masyarakat bahwa kita jangn down akibat pandemi ini mari kita terus untuk berkarya ,menciptakn kegiatan yg kreatif secara onlain memanfaatkn teknologi , yang ketiga upaya mempromosikandan  mengenalkan  kampus STT DR.KHEZ.MUTTAQIEN secara luas dengan acara webinar ini ,ungkapnya ".


"Sebagai pembelajaaran serta tambahan ilmu yang bermanfaat dan menambah pengetahuan kita , Alhamdulillah saya sangat senang melihat para peserta sangat antusias banyak yang mengikuti bahkan dari luar purwakarta juga ada , bisa dibilang ini sesui target sekitar 50 peserta mengikuti kegiatan ".

"saya ucapkam terimakasih banyak kepada seleruh peserta yang sudah mengikuti acara kami ini , Juga  terimakasih kepada seluruh pengurus HME STT DR.KHEZ.MUTTAQIEN yg sudah membantu dan  melancarkn acara webinar ini,  hanya itu yg dapat saya sampaikan atas kekurangan dan kesalahnya mohon yg sebesar besarnya, Ungkapnya mengakhiri ". (BB)

Selasa, 01 September 2020

Pangdam lll Siliwangi mengelar kegiatan open karya Bhakti skala besar di kabupaten Lebak




LEBAK -Suara peradilannews com-Kodam (Pangdam) III Siliwangi Mayor Jenderal TNI Nugroho Budi Wiryanto lakukan kunjungan kerja ke wilayah hukum Korem 064/Maulana Yusuf (MY) dalam rangka membuka Karya Bhakti Skala Besar Triwulan III tahun 2020 di Kampung Keong Desa Malabar Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak provinsi banten.  (01/09/2020).

Hadir dalam kegiatan ini, Kapolda Banten Irjen Pol Drs. Fiandar dan Jajaran, Danrem 064/MY, Bupati Lebak, para Dandim jajaran Korem 064/MY, Kapolres Lebak, Forkopimda Lebak, perwakilan Kejari Lebak, tokoh masyarakat dan undangan lainnya.

"Dalam sambutannya, Pangdam III Siliwangi Mayor Jenderal TNI Nugroho Budi Wiryanto yang didampingi oleh Kapolda Banten Irjen Pol Drs. Fiandar mengatakan Karya Bhakti ini merupakan implementasi dari UU RI nomor 34 tahun 2004 tentang TNI.

Tugas pokok TNI adalah menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI RI serta melindungi segenap bangsa Indonesia yang dilaksanakan melalui Operasi Militer Perang (OMP) dan Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Salah satu tugas terkait dengan OMSP tersebut adalah membantu tugas pemerintah daerah salah satunya dengan Karya Bhakti ini," ucap Pangdam.

Pangdam juga mengatakan bahwa tujuan Karya Bhakti ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat guna mewujudkan persatuan dan kesatuan yang kokoh serta terwujudnya kemanunggalan TNI rakyat.

"Sasaran kegiatan Karya Bhakti TNI skala besar ini meliputi rehab jembatan, penyuluhan wawasan kebangsaan serta sosialisasi terkait Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di masa pandemi Covid-19 yang saat ini masih menjadi masalah kita bersama. Ini semuanya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," terang Pangdam.

Lanjut Pangdam, Terimakasih kepada unsur-unsur yang terkait dalam pelaksanaan Karya Bakti skala besar ini, diantaranya dari Kepolisian, tokoh-tokoh masyarakat, Pemda dan lain sebagainya".

Pangdam berharap, dengan Karya Bhakti TNI skala besar Korem 064 Maulana Yusuf ini akan tercipta kemanunggalan TNI rakyat yang didukung oleh koordinasi dan soliditas unsur TNI-POLRI, pemerintah daerah serta unsur-unsur terkait lainnya serta masyarakat di daerah khususnya dalam menyiapkan wilayah pertahanan dan meningkatkan akselerasi pembangunan di daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Lebih lanjut Pangdam mengajak masyarakat agar setelah selesainya kegiatan Karya Bhakti ini, warga dapat memelihara dengan sebaik-baiknya, sehingga akan dapat selalu memberi manfaat yang besar bagi kepentingan masyarakat.

Harapan saya, setelah dibangun masyarakat bisa merawat itu dengan sebaik-baiknya sehingga waktu penggunaannya bisa lebih lama lagi," tutup Pangdam.

Sementara itu, Kapolda Banten Irjen Pol Drs Fiandar mengapresiasi kegiatan Karya Bhakti Skala Besar yang dilakukan Korem 064/MY.

"Hari ini saya mendampingi bapak Pangdam III Siliwangi dalam rangka pembukaan Karya Bakti Skala Besar Korem 064 Maulana Yusuf di Kabupaten Lebak," ujar Fiandar.

Dan kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian ke masyarakat. Dan ini sungguh sangat menjadi inspirasi, bagi kami kegiatan ini adalah kegiatan yang sangat positif dari aspek Kamtibmas, pembangunan jembatan dan kegiatan nonfisik yang sedang dicanangkan sekarang ini akan menambah kesejahteraan dan mobilitas masyarakat," lanjut Fiandar.

Fiandar berharap dengan kegiatan Karya Bakti Skala Besar tersebut dapat menciptakan Kamtibmas yang kondusif.

"Saya berharap dengan adanya kegiatan seperti ini dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat, sehingga terciptanya Kambtibmas yang kondusif. Kalo masyarakat sejahtera Kambtibmas juga terjaga," harap Fiandar.

Usai membuka kegiatan Karya Bhakti, Pangdam III Siliwangi bersama Danrem 064/MY melakukan peletakkan batu pertama di lokasi jembatan yang akan direhab dilanjutkan dengan penanaman pohon Mahoni (J,s)*

Senin, 31 Agustus 2020

Kapolsek walantaka hadiri loka karya mini lintas sektoral puskesmas walantaka




SERANG-Suara peradilannews.com- Bertempat di Aula Koramil 0217 Walantaka Kota Serang, Kapolsek Walantaka Polres Serang Kota Polda Banten AKP Kasmuri menghadiri kegiatan Loka Karya Mini Triwulan Lintas Sektoral UPT Puskesmas Walantaka Tahun 2020. Senin (31/8/2020).

Tampak hadir Kepala Puskesmas Walantaka, sekertaris kecamatan Walantaka, Kapolsek Walantaka, Danramil Walantaka, Kasie Pendanaan Dinkes Kota Serang, Lurah Teritih, Lurah Kepuren,Lurah Pager Agung, Lurah Nyapah,  Kader Kesehatan UPT Puskesmas walantaka, serta Tamu undangan lain.

Kepala Puskesmas Walantaka Neng Wulan dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Muspika yang telah hadir dan para tamu undangan dalam acara Loka Karya Mini Triwulan Lintas Sektoral UPT Puskesmas Walantaka Tahun 2020.

"Saya selaku Kepala Puskesmas Walantaka mengucapkan terimakasih kepada Muspika Kecamatan Walantaka yang telah hadir dan para tamu undangan dalam acara Loka Karya Mini Triwulan Lintas Sektoral UPT Puskesmas Walantaka Tahun 2020,"ungkanya''

Lanjutnya"Bahwa kegitan hari ini merupakan kegiatan rutin 3 bulanan yang di selenggarakan secara serentak oleh UPT Puskesmas di Wilayah Kota Serang,"tuturnya.

Kapolsek Walantaka dalam keterangannya kepada awak media mengatakan "Untuk mencapai sehat yang seutuhnya tidaklah dengan sehat badan atau fisik semata, namun tidak kalah pentingnya juga harus ditingkatkan kesehatan mental dan jiwa,"kata Kapolsek Walantaka AKP Kasmuri saat sambutan.

AKP Kasmuri menambahkan, hendaknya kita bersama-sama bisa menjaga situasi yang aman dan kondusif.
Agar masyarakat tidak terprovokasi dengan isu-isu, serta hasutan-hasutan yang tidak bertanggung jawab,"ujarnya.

"Di masa Pandemi COVID-19 sekarang ini, kita wajib menerapkan Protokol kesehatan saat beraktifitas diluar rumah agar terhindar dari penularan virus Covid-19.
Dengan adanya loka karya ini, kita berharap pihak Puskesmas bisa meningkatkan mutu pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat," tutur Kapolsek Walantaka.(Tubagus Zakaria)***

Kamis, 20 Agustus 2020

PERESMIAN GARASI PO. PANDAWA 87 KARAWANG


Karawang, - Bupati Karawang, dr. Hj. Cellica Nurrachadiana meresmikan garasi Perusahaan Otobis (PO) Pandawa 87 Karawang, di garasi PO Pandawa 87 Desa Anggadita Kecamatan Klari, Rabu 5 Agustus 2020.

Dalam sambutannya, Bupati mengatakan bahwa Karawang merupakan wilayah strategis dengan project nasional yang tentunya menguntungkan bagi investasi. Oleh karena itu, pembukaan garasi PO Pandawa 87 di Karawang, diharapkan bisa membantu meningkatkan perekonomian ‎warga Karawang.

Namun, ia juga berpesan kepada PO Pandawa 87 agar juga diharapkan memberikan kontribusi yang baik untuk pembangunan Karawang. Yakni pajak kendaraan bus yang berada di garasi Karawang bisa berplat nomor T.
.
"Kami harap agar perusahaan memahami. Bahwa pembangunan jalan yang ada di Karawang berasal dari pajak dan retribusi daerah," katanya. ‎(maria).  

Pelepasan Purna Tugas Serta Pengambilan Sumpah Janji dan Jabatan Fungsional Kesehatan dan Pendidikan



Karawang, - Suaraperadilannew.com, Bupati Karawang dr. Hj. Cellica Nurrachadiana beserta jajarannya menghadiri pelaksanaan pelepasan purna tugas serta pengambilan sumpah janji dan jabatan fungsional kesehatan dan pendidikan, Senin (3/7/2020) pagi tadi di Halaman Plaza Pemda Karawang. Proses pelantikan menjalankan protokol kesehatan sesuai dengan ketetapan pedoman pelaksanaan kegiatan selama pandemi virus Corona.
.
"Sebagai aparatur pemerintah seharusnya menjadi panutan masyarakat sekaligus mampu menunjukan kinerja yang optimal dalam melaksanakan tugas sehari-hari, terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. dengan cara itu, kita dapat meningkatkan kemampuan aparatur agar lebih proaktif dalam melayani kepentingan masyarakat”, kata Bupati dalam sambutanya.

Untuk itu, Bupati berpesan kepada seluruh PNS khususnya bagi yang baru saja diambil sumpah, hendaknya selalu menjunjung tinggi sumpah janji yang telah diucapkan serta selalu ingat pada “Panca Prasetya Korpri” atau “Lima Pedoman Sumpah Janji Setia” yang merupakan sumber kesetiaan, kesadaran, semangat dan jiwa pegawai negeri sipil.
.
“Bekerjalah dengan inovatif, professional dan optimal disertai niat ibadah maka berbagi keluhan masyarakat terhadap kebijakan pelayanan publik yang selama ini kerap terjadi dapat diminimalisir. semakin sedikit keluhan masyarakat berarti pelayanan aparatur semakin meningkat dan manfaatkan teknologi informasi dalam pekerjaan supaya lebih efektif dan efisien yang tentunya akan mempercepat proses penyampaian pesan, perintah ataupun masalah yang harus segera diselesaikan”, pesannya.

Dalam pelepasan Purna bakti yang telah mencapai batas usia pensiun TMT 1 Agustus 2020 dan 1 September 2020 terdiri dari 127 orang, selain itu PNS yang diambil sumpah janji sebanyak 47 orang, yang seluruh nya merupakan hasil pengangkatan CPNS formasi tahun 2019 dari formasi bidan PTT, serta pejabat fungsional kesehatan sebanyak 186 orang, dan pejabat fungsional guru sebanyak 391 orang. 

Mekanisme pengambilan sumpah dilaksanakan secara teleconference yang diikuti oleh 577 orang namun yang hadir di plaza pemda sebanyak 55 orang merupakan perwakilan dari PNS, Pejabat Fungsional dan Purna Bakti hal ini sesuai dengan surat edaran Badan Kepegawaian Negara RI No. 10/SE/IV/2020 Tanggal 02 April 2020 dan sebelumnya telah dikonsultasikan dengan gugus tugas. (Maria) 

Rabu, 19 Agustus 2020

MERDEKA ATAU MATI

Photo : Ilustrasi

Jakarta , suaraperadilannews.com- Judul diatas adalah merupakan slogan perjuangan ketika 75 yang lalu para pedjuang kemerdekaan dengan sepenuh jiwa dan raga mempertaruhkan demi kejayaan ibu pertiwi. 


Bahwa kemerdekaan adalah hak setiap bangsa dimuka bumi ini, dan oleh karenanya segala penjajahan, kolonialisme harus dihapuskan dengan segala sejenisnya agar tidak ada lagi ego semena mena, dan merendahkan bangsa atau manusia lainnya.

Kelompok kolonialisme atau imperialisme merasa bahwa lebih kuat,  hebat, modern dan lebih segalanya dibanding dengan Negara Negara yang masih rentan atau belum settle kemapanan sehingga usaha usaha expansi keberbagai wilayah atau daerah yang  lain menjadi seolah 'kebutuhan ' terbukti berbagai cerita tentang penjajahan baik itu jajahan Inggris, jajahan Perancis, Belanda dan Jepang. 

Khususnya bangsa kita ini, disamping pernah dijajah Belanda juga Jepang yang dalam sebuah cerita embah embah dulu, sulit makan,  pakaian 'Kadut ' sejenis bahan karung yang banyak hewan 'tumo ' atau tinggi ~hewan kecil kecil yang kalau nggigit panas dikulit. Belum lagi cerita romusa ~kerja paksa rodi yang masih terngiang dengan pembuatan jalan daendles antara anyer dengan penarukan dan cerita cerita pilu lainnya. 

Dari hal hal tersebut diatas bagi kalangan yang mencintai semangat atas tanah airnya mulai mencoba untuk dengan diam diam melakukan perlawanan baik dengan cara khas yang dipelopori Jenderal Besar Soedirman dengan sebutan 'Perang Gerilya ' perang dengan cara sembunyi sembunyi dengan peralatan seadanya, semisal yang sering dibicarakan diwarung warung atau cerita cerita rakyat yaitu 'bambu runcing ' dan kadang ada sedikit rampasan senjata dari penjajah. 

Pendek kata berbagai lika liku perdjuangan disamping kelompok cerdik cendekia atau terpelajar dengan berjuang melalui sarana sarana pendidikan, sebut saja 'Taman Siswa ' sebuah sekolah yang diasuh oleh Tokoh kita Suwardi Suryaningrat alias Ki Hajar Dewantara yang dengan telaten mengajarkan pengetahuan ditengah kebodohan yang melanda masyarakat Nusantara kala itu, ada juga Tokoh Wanita asal rembang RA Kartini dengan gigih memperjuangkan hak hak kemerdekaan kaum wanita, yang ketika masa itu dianggap 'kaum wingking' ~kaum yang khusus dibelakang saja, urusan dapur dan keperluan lainnya hingga tercetus kata kata 'habis gelap terbitlah terang ' yang sampai dengan sekarang setiap tanggal 21 april diperingati Hari Kartini Sang Pelopor kegelapan khususnya kaum Hawa. Dan tentu masih banyak lagi pejuang pejuang kemerdekaan yang dengan ikhlas dan penuh semangat rela berkorban demi kemerdekaan perdjuangan Indonesia bukan hanya harta, benda bahkan nyawa menjadi taruhannya. 

Semangat rela berkorban, dewasa ini agak mulai terkikis diantaranya disebabkan semangat kebendaan, kalkulasi, hitung hitungan, siapa dapat apa, bagaimana dan kenapa, serta mengapa menjadi lebih didahulukan dibanding kewajiban kewajiban serta rasa cinta kepada Bangsa dan Negara, terbukti sudah 75 tahun merdeka masih saja hal hal yang tidak sepantasnya dipertontonkan oleh kalangan atas kepada masyarakat umumnya, semisal masih ada yang menyimpang, meskipun masih banyak juga yang berintegritas tinggi. 

Penjajahan dewasa ini tidak hanya secara tersembunyi bahkan dengan terang terangan yaitu penjajahan nurani dengan lebih mementingkan Nafsu duniawi, nafsu serakah harta, nafsu nafsu lainnya, sehingga masih banyak juga yang belum merdeka secara batin. Mungkin secara lahir merdeka namun batinnya mati alias masih terjajah.
Hal inilah yang lebih Harus diselami ditengah gempuran gempuran penjajahan yang tidak kasat mata,sehingga selogan Merdeka atau Mati baik secara umum maupun khusus bisa dipilih dan benar adanya atau dirubah mindset dengan Slogan yang lebih tepat saat ini adalah 'Hidup Mulia atau Mati dengan Kesyahidan ' yaitu dengan mengedepankan kemuliaan sebagai Manusia yang dihadapan  Tuhan Yang Maha Esa, Allan SWT dimuliakan dan menjadi manusia yang bisa memanusiakan manusia, dan menjadi Manusia yang Merdeka.....!!
Selamat Hari Ulang Tahun Republik indonesia, Dirgahayu ke 75, semoga kita semuanya bisa konsisten mensyukuri kemerdekaan ini serta mengisi dengan hal hal yang positif dan bermanfaat, amien..(Redaksi )

Salam kemerdekaan 
Bintaro, 16082020

Makna dan arti Kemerdekaan Indonesia




Jakarta (17/8) – Hari Kemerdekaan Indonesia dirayakan setiap tanggal 17 Agustus. Tanggal tersebut bertepatan dengan momen dibacakannya teks proklamasi Indonesia oleh Soekarno di tahun 1945.
Namun, perjuangan bangsa Indonesia untuk bisa merdeka dan membacakan teks proklamasi tersebut tidaklah mudah. Bangsa Indonesia harus mengalami penjajahan dari negara-negara seperti Belanda dan Jepang selama bertahun-tahun.
Tujuan para penjajah mendatangi Indonesia memang untuk mendapatkan sekaligus menguasai pasar dengan menjual rempah-rempah yang saat itu sangat mahal.
Melihat banyak orang yang menderita, Soekarno dan yang lainnya tergerak untuk maju dan melalukan perlawanan demi mengusir para penjajah. Pada akhirnya, perjuangan mereka pun menuai hasil.
Ada banyak peristiwa penting yang terjadi menjelang proklamasi bangsa Indonesia. Berikut ini adalah urutan kejadian sejarah kemerdekaan RI.
Jepang Menyerah Kepada Sekutu
Jepang saat itu memang sedang menjajah Indonesia. Namun, mereka juga mengalami serangan dari sekutu saat perang Pasifik. Pada 6 Agustus 1945, terjadi pengeboman Hirosima oleh sekutu. Sementara di Nagasaki, bom terjadi pada 9 Agustus 1945. Akibatnya, 14.000 penduduk Jepang yang menjadi korban dalam peristiwa itu. Hal ini yang membuat Jepang akhirnya mengaku kalah dari sekutu. Buntut dari momen tersebut, Jepang pun membebaskan Indonesia. Pihak Jepang menjanjikan pembacaan proklamasi kemerdekaan Indonesia pada 24 Agustus 1945.
Peristiwa Rengasdengklok
Pada 14 Agustus 1945, golongan pemuda yang terdiri dari Sutan Syahrir, Chaerul Saleh, Wikana, dan Darwis mendesak golongan tua, Soekarno dan Moh. Hatta untuk segera melangsungkan kemerdekaan. Namun menurut golongan tua, Indonesia harus memiliki strategi lebih matang untuk melangsungkan kemerdekaan. Akhirnya kelompok pemuda menculik Soekarno dan Hatta ke Rengasdengklok, Kerawang, 16 Agustus 1945 pukul 03.00 WIB. Mereka mendesak untuk mempercepat proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia. Lalu, terjadilah kesepakatan antara golongan tua yang diwakili Soekarno, Moh. Hatta, dan Mr. Achmad Subardjo dengan golongan muda tentang kapan proklamasi akan dilaksanakan.
Perumusan Teks Proklamasi
Setelah melakukan kesepakatan antara golongan muda dan tua, diadakan lah pertemuan PPKI di rumah Laksamana Maeda, Kepala Kantor Penghubung Angkatan Laut Jepang. Rumah beliau dianggap menjadi tempat paling aman untuk melakukan perumusan teks proklamasi. Rapat tersebut bertujuan untuk merumuskan teks proklamasi yang dihadari oleh pihak dari golongan tua dan golongan muda pada tanggal 16 Agustus 1945. Teks proklamasi itu sendiri diketik oleh Sayuti Melik.
Detik-detik Pembacaan Naskah Proklamasi
Naskah asli proklamasi yang ditempatkan di Monumen Nasional. Perundingan antara golongan muda dan golongan tua dalam penyusunan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia berlangsung pukul 02.00 – 04.00 dini hari. Teks proklamasi ditulis di ruang makan di laksamana Tadashi Maeda Jln Imam Bonjol No 1. Para penyusun teks proklamasi itu adalah Ir. Soekarno, Drs. Moh. Hatta, dan Mr. Ahmad Soebarjo. Konsep teks proklamasi ditulis oleh Ir. Soekarno sendiri.
Di ruang depan, hadir B.M Diah Sayuti Melik, Sukarni dan Soediro. Sukarni mengusulkan agar yang menandatangani teks proklamasi itu adalah Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta atas nama bangsa Indonesia. Teks Proklamasi Indonesia itu diketik oleh Sayuti Melik. Pagi harinya, 17 Agustus 1945, di kediaman Soekarno, Jalan Pegangsaan Timur 56 telah hadir antara lain Soewirjo, Wilopo, Gafar Pringgodigdo, Tabrani dan Trimurti.
Acara dimulai pada pukul 10:00 dengan pembacaan proklamasi oleh Soekarno dan disambung pidato singkat tanpa teks. Kemudian bendera Merah Putih, yang telah dijahit oleh Ibu Fatmawati, dikibarkan, disusul dengan sambutan oleh Soewirjo, wakil walikota Jakarta saat itu dan Moewardi, pimpinan Barisan Pelopor.
Pada awalnya Trimurti diminta untuk menaikkan bendera namun ia menolak dengan alasan pengerekan bendera sebaiknya dilakukan oleh seorang prajurit. Oleh sebab itu ditunjuklah Latief Hendraningrat, seorang prajurit PETA, dibantu oleh Soehoed untuk tugas tersebut.
Seorang pemudi muncul dari belakang membawa nampan berisi bendera Merah Putih (Sang Saka Merah Putih), yang dijahit oleh Fatmawati beberapa hari sebelumnya. Setelah bendera berkibar, hadirin menyanyikan lagu Indonesia Raya. Sampai saat ini, bendera pusaka tersebut masih disimpan di Museum Tugu Monumen Nasional.
Setelah upacara selesai berlangsung, kurang lebih 100 orang anggota Barisan Pelopor yang dipimpin S.Brata datang terburu-buru karena mereka tidak mengetahui perubahan tempat mendadak dari Ikada ke Pegangsaan. Mereka menuntut Soekarno mengulang pembacaan Proklamasi, namun ditolak. Akhirnya Hatta memberikan amanat singkat kepada mereka.
Pada tanggal 18 Agustus 1945, Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) mengambil keputusan, mengesahkan dan menetapkan Undang-Undang Dasar (UUD) sebagai dasar negara Republik Indonesia, yang selanjutnya dikenal sebagai UUD 45.
Dengan demikian terbentuklah Pemerintahan Negara Kesatuan Indonesia yang berbentuk Republik (NKRI) dengan kedaulatan di tangan rakyat yang dilakukan sepenuhnya oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) yang akan dibentuk kemudian.
Setelah itu Soekarno dan M.Hatta terpilih atas usul dari Oto Iskandardinata dan persetujuan dari PPKI sebagai presiden dan wakil presiden Republik Indonesia yang pertama. Presiden dan wakil presiden akan dibantu oleh sebuah Komite Nasional.
Peringatan 17 Agustus 1945
Setiap tahun pada tanggal 17 Agustus, rakyat Indonesia merayakan Hari Proklamasi Kemerdekaan ini dengan meriah. Mulai dari lomba panjat pinang, lomba makan kerupuk, sampai upacara militer di Istana Merdeka, seluruh bagian dari masyarakat ikut berpartisipasi dengan cara masing-masing.
Dengan mengetahui secara jelas dan rinci, serta kemauan untuk mempelajari sejarah kemerdekaan Indonesia dan perjalanan panjang yang harus ditempuh oleh bangsa Indonesia dalam mencapai kemerdekaan, tentunya akan semakin menumbuhkan rasa kecintaan dan nasionalisme pada diri kita.
Dengan mengingat perjuangan yang telah dilakukan para pejuang kemerdekaan, akan semangat untuk terus menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang kita cintai ini makin berkobar.(Red)

Kamis, 23 Juli 2020

ORMAS LMPI IKUT GELAR PASUKAN APEL DAN SIAGA MERAH PUTIH BERSATU UNTUK PANCASILA

Organisasi Masyarakat (Ormas) Laskar Merah Putih Indonesia (LMPI) kec.mancak mengikuti kegiatan Gelar Pasukan dan Apel Siaga Merah Putih Bersatu yang berlokasi di  Di Alun-alun Barat, Kota Serang, Provinsi Banten, Rabu (22/7/2020) kemarin.

Dalam kegiatan tersebut berisikan untuk Mempertahankan Bhineka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia kembali ke cita-cita Proklamasi Kemerdekaan 1945 menuju Indonesia yang berkeadilan dan berketuhanan Yang Maha Esa.” Pancasila Abadi dan Negara Kesatuan Republik Indonesia Harga Mati.

Menolak keras RUU HIP
Menolak faham Komunisme / PKI
Menolak semua Ideologi yang Anti Pancasila.Ketua Ormas Laskar Merah Putih Indonesia (LMPI), Markas Anak Cabang (MAC) Mancak,  Rohman mengatakan kepada media bahwa dirinya telah memberangkatkan anggota untuk mengikuti kegiatan LMPI yang diadakan di Alun-alun Barat, Kota Serang.
“Saya bersama anggota sudah mengikuti kegiatan LMPI yang digelar di Alun-alun Barat, Kota Serang. Dalam kegiatan itu intinya untuk menolak keras RUU HIP, Menolak faham Komunisme / PKI dan menolak semua Ideologi yang Anti Pancasila,” Ujar Rohman.

"Dalam, Orasinya
Pancasila adalah dasar negara sekaligus ideologi bangsa Indonsia, Pancasila berasal dari bahasa sansekerta, panca yang berarti lima, sila yang berarti dasar, Pancasila sebagai dasar negara Indonesia
Dan sekjen lmpi mac mancak affuloh selaku kordinator lapangan lmpi mac mancak mengatakan  kami datang Beserta anggota dan bergabung dngan LMPI Seprovinsi Banten dan ormas lain dibanten  karena terpanggil oleh hati nurani bahwa pancasila dan NKRI harga mati dan penguasa jangan coba coba menghianati rakyat karena kami siap untuk jadi garda terdepan tuturnya'(putra)*

Minggu, 19 Juli 2020

Walikota Serang Buka Acara Sosialisasi Pengembangan wawasan Kebangsaan Dan penanganan konflik



Super-News
Serang-Walikota Serang H. Syafrudin menghadiri acara Sosialisasi Pengembangan Wawasan Kebangsaan dan Penanganan Konflik “Implementasi Permendagri No. 46 Tahun 2019 Tentang Ke waspadaan Dini di Daerah” yang bertempat di RM Sari Kuring Indah Ciracas pada pagi hari.(11/03/20)"

Sebagai panitia penyelenggara, Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Serang atau Kesbangpol Alpedi menyampaikan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan dan mengingatkan wawasan kebangsaan Indonesia dalam upaya menciptakan dan menjaga persatuan dan kesatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,NKRI.

Disamping itu, Walikota Serang H. Syafrudin saat ditemui dalam sesi wawancara menyampaikan bahwa sosialisasi ini diharapkan untuk dapat menjaga kewaspadaan dini, stabilitas dan kondusifitas masyarakat.

“ Kita berikan sosialisasi ini kepada ormas-ormas masyarakat, tokoh masyarakat dan FKDM dengan harapan adanya sosialiasasi ini tentunya dapat menjaga kewaspadaan dini, stabilitas, dan kondusifitas masyarakat yang harus tetap terjaga “ harapnya"(Welli).

Wali Murid Protes Anak Tersingkir di Jalur Zonasi, Disdik DKI Anjurkan Ikut Jalur Prestasi


Jakarta ,Suaraperadilanews.com - Dinas Pendidikan DKI Jakarta menjelaskan soal jalur zonasi PPDB di DKI Jakarta hanya menerima 40 persen pelajar. Padahal, berdasarkanPermendikbud RI Nomor 44 Tahun 2019 Pasal 11 Ayat 2, kuota jalur zonasi paling sedikit 50 persen dari kapasitas sekolah.

Kadisdik Nahdiana menyebut, kuota zonasi dikurangi 10 persen karena dialokasikan kejalur prestasi.

"Kami enggak buang anak bapak-ibu yang secara nilai itu mampu bersaing. Itu ada di jalur prestasi. Kalau ibu bilang kuota sedikit 20 persen kalau tadi zonasi kita 50 persenkan, maka kuota prestasi ini akan semakin berkurang," ucap Nahdiana saat audiensi dengan calon wali murid di DPRD DKI, Rabu (24/6/2020).

Nahdiana menjelaskan jalurprestasi itu untuk menjawab protes orang tua murid yang menyebut anak nyatak diterima lewat jalur zonasi. Padahal  merekasudah memenuhi persyaratan, yakni jarak rumah dekat dengan sekolah.

Diamengatakan, apabila calon murid memiliki nilai bagus dan khawatir tersaingi dengan calon berusia tua, seharusnya calon murid bisa mendaftar lewat jalur prestasi.

“Kenapa zonasi ini kami alokasikan 40 persen untuk DKI, bukan kami korup 10 persen dari angka zonasi. Tapi agar anak-anak DKI yang saat ini punya prestasi diberikan persentase yang lebihb esar," ujar Nahdiana.

Nahdiana meminta calon murid tetap ikut tes dan jangan takut kalah usia.

"Mau bagaimana, ikut jalur zonasi, punya prestasi atau tidak punya prestasi, Ibu bilang nanti kalah sama usia, ikut dulu, Bu. Saya tadi katakan, usia itu variabelnya dia mau kaya, mau tidak kaya, maut ua, mau tidak muda ikut," kata dia.

Sebab, Nahdiana meyakini anakdengan usia muda dan memiliki nilai  bagusakan mampu bersaing di jalur prestasi.

"Ikut (daftar) dulu," tandasNahdiana.(Red).