Suara Peradilan News: Hukum
Tampilkan postingan dengan label Hukum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hukum. Tampilkan semua postingan

Selasa, 29 September 2020

Dalam Waktu Singkat, Polresta Tangerang Berhasil Ringkus Pelaku corat coret ditempat ibadah

Tangerang- Suaraperadilannews,com.- Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ari syam Indardi membenarkan bahwa telah terjadi Corat coret di mushola Darus salam di Perumahan Villa Tangerang elok Kelurahan Kuta Jaya Kecamatan Pasar kemis Kabupaten Tangerang, selasa pukul 15.30 wib (29/09).

Kapolresta Tangerang, Ade Ary menyampaikan, bahwa pada pukul 16.00 wib polsek pasar Kemis mendapatkan laporan warga dan langsung menuju ke TKP.
Berdasarkan Hasil Olah TKP, Pemeriksaan saksi-saksi dan alat bukti yang ada,

Alhamdulillah Sekitar jam 19.30 wib, Polisi berhasil amankan 1 orang pelaku atas nama Satrio (18) tahun di rumahnya, yang hanya berharap 50 meter dari mushola, dan dari hasil interogasi oleh Polsek Pasar Kemis, pelaku mengakui telah melakukannya dan saat ini pelaku sudah di bawa ke polresta tangerang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut

Ade Ary Menyampaikan, bahwa Setelah dilakukan olah TKP, Kemudian dilakukan pembersihan mushola, sehingga sholat maghrib sudah bisa digunakan lagi.

Sementara Kabid Humas Polda Banten ditempat terpisah membenarkan kejadian tersebut, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary masih di TKP, dan telah mengamankan 1 orang pelaku atas nama satrio (18) tahun, ujar Edy Sumardi.

Edy Sumardi juga mengimbau Kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi, waspada dan peka terhadap situasi di wilayah nya serta selalu berkoordinasi dengan Kepolisian setempat ataupun Bhabinkamtibmas yang melekat di desa/kelurahan bila ada gangguan Kamtibmas, percayakan kepada polisi untuk menangani kasus ini. tutup Edy Sumardi. (Bid Humas / Js)

Senin, 28 September 2020

Satres Narkoba empat Lawang amankan 748 KG paket ganja siap edar






Empat lawang,-Suaraperadilannews,com – Satlantas Polres Empat Lawang bersama anggota Satres Narkoba Polres Empat Lawang amankan ratusan kilogram paket ganja kering siap edar. Senin, (28/09/2020).

Berawal dari operasi lalu lintas (giat 21) yang dilakukan Satlantas Polres Empat Lawang tepatnya di depan Pos Polisi Satlantas Polres Lahat di Talang gunung,Kabupaten Empat Lawang.

Sekira pukul 12.15 WIB melintas salah satu unit mobil truck box, yang mencurigakan, kecurigaan berawal dari pandangan anggota Satres Narkoba Polres Empat Lawang yang ikut pada (giat 21)"

Selanjutnya, mobil box berwarna kuning yang dikendarai satu orang warga tersebut dihentikan. Gelagat mulai mencurigakan dari sopir truk yang terlihat dirinya panik kemudian semakin membuat pihak satres narkoba curiga.

"Pada saat pintu belakang kendaraan dibuka memang nampak ada yang tak beres, saat petugas memeriksa kendaran tersebut,melihat rempah-rempah berupa bumbu dapur yakni kunyit, buah lemon serta sekam (kulit padi). Kecurigaan petugas semakin kuat, akhirnya dilanjutkan dengan pemeriksaan secara menyeluruh.

Kecuriganpun sangat kuat" petugas ternyata benar, setelah seluruh barang  di bok angkut berupa rempah-rempah dibongkar keluar, barulah petugas melihat adanya bungkusan paket modifikasi pada box. Saat dibongkar, petugas melihat paketan yang berupa Ganja, yang dibungkus lakban warna kuning.

Kapolres Empat Lawang AKBP Wahyu SIK melalui Kasatlantas Polres Empat Lawang bersama, AKP Herman Akiri SH membenarkan kejadian tersebut.adaya paketan berupa ganja siap edar, Ungkapnya" paketan ganja tersebut berawal dari operasi lalu lintas yang sedang digelar, tuturnya"

“Kita sedang melakukan operasi lalin tadi siang, awalnya petugas dari anggota Satres narkoba bersama petugas lalu lintas dengan adaya curiga pada satu unit mobil truck warna kuning, dengan nopol polisi B 9877 FCK yang akan melintas, ketujuan tersebut,selanjutnya kecurigaan semakin tertuju ke mobil bok,kita stop dan periksa"apa yang kita dapati secara pemeriksaan dengan detil, yaitu barang bukti dpaketan ganja siap edar,”terangnya.

"Ungkap' Herman, dalam pengamanan paketan ganja tersebut salah satu sopir yang membawa kendaran tersebut yang berinisila FD sedang di amankan. Adapun jumlah paketan narkoba ganja di perkirakan berjumlah 748 paket dengan rincian satu paket beratnya 1 Kilogram.

“Yang membawa satu orang berinisial FD, sekarang sudah diamankan petugas satres narkoba empat lawang,guna pemeriksaan lebih lanjut,”tegasnya"(Welli)*

Minggu, 27 September 2020

Dugaan Kecurangan BPNT dan Bansos Lainya Jadi Bidikan Aktivis Banjarwangi

 

Aktivis Banjarwangi .M Husni

Garut,suaraperadilannews.com- Lagi -lagi permasalahan Bantuan Sosial Dimasyarakat menuai kecaman atas kebijakan dan pengelolaan yang tidak sesuai dengan PEDUM , Seorang aktivis banjarwangi bernama M HUSNI MUDAKIR. kini ia sedang gencar menguak tabir-tabir sindikat mapia bansos diwilayahnya.

melalui sambungan telepon Husni membeberkan pada media suara peradilan news (28/9) "Perihal  Dengan adanya dugaan praktik kongkolingkong bisnis haram antara agen /e-warung dan oknum TKSK, Mulai terkuak pakta sebenanrnya Banyak agen  e-warong abal-abal  Merupakan titipan dari oknum TKSK hingga mendapatkan jatah dari agen/e-warong , pungkasnya.".

lanjut Husni " Kamipun sedang mempersiapkan data-data  khususnya  untuk kecamatan  banjarwangi  akan meggelar AKSI AUDENSI di tingkat kabupaten. Guna mendorong dinas sosial agar segera melakukan tindakan yang kongkrit dan di giring keranah hukum,. Ada pun beberapa barang bukti baik berbentuk tulisan. Audio serta video dari beberapa nara sumber sudah kami kantongi pungkas Husni mengakhiri".

saat dilakukan konfirmasi perihal tuduhan kecurangan TKSK kecamatan Banjarwangi melalui sambungan telepon belum tersambung walau beberapa kali (28/9  (Endang Sutardin/Kaprwil Jabar)***

Rabu, 23 September 2020

Ditresnarkoba Polda Banten berhasil ungkap pelaku praktek kecantikan ilegal





KOTA SERANG, -Suaraperadilannews,com.- Ditresnarkoba Polda Banten berhasil ungkap  praktek kesehatan ilegal di perumahan Bumi Agung Permai (BAP) I blok D4 no.26 Rt 006, Rw 011 Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang, Kota Serang, Rabu (23/09/2020).

Kapolda Banten Irjen Pol Drs. Fiandar melalui Dirresnarkoba Polda Banten Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro dalam Press Conference mengatakan bahwa pihaknya berhasil menangkap pelaku praktek kecantikan ilegal.

"Berdasarkan informasi dari masyarakat, tim kami melakukan pendalaman terkait kegiatan tersebut. Tim kami berhasil menemukan barang bukti obat-obatan dan vitamin yang digunakan untuk perawatan kecantikan, alat medis dan HP merk Vivo. Dan pada saat itu tim mendapati NON (25) sedang melakukan tindakan medis kepada salah seorang pasien dengan inisial EM yaitu dengan cara menginfus ," kata Susatyo.

Susatyo juga mengatakan bahwa tersangka NON berprofesi sebagai ibu rumah tangga dan tidak memiliki kualifikasi ataupun sertifikasi sesuai ketentuan undang-undang.

"Tersangka NON tidak memiliki kualifikasi ataupun sertifikasi sesuai ketentuan undang-undang dan izin dari Dinas Kesehatan (Dinkes)," ucap Susatyo.

Susatyo kembali menjelaskan bahwa modus tersangka dalam melancarkan aksinya yaitu secara langsung door to door, maupun melalui media sosial (instagram).

"Tersangka menawarkan paket kecantikan untuk wanita ini secara langsung door to door, maupun melalui media sosial (instagram) dengan nama akun whitening original serang dengan followers mencapai 3.744. Dan aksi ini sudah dilakukan tersangka sejak tahun 2018," terang Susatyo.

Susatyo menambahkan, tak hanya melakukan praktek ilegal saja, namun ketika tim Satresnarkoba menggeledah rumah tersangka yang juga menjadi tempat prakteknya tim menemukan barang bukti obat keras.

"Ketika melakukan penggeledahan, tim menemukan 2 jenis obat psikotropika yang disimpan dibawah kasur. Obat-obatan tersebut adalah Alprazolam kemudian riklona. Ini termasuk kedalam obat keras dan psikotropika dan sesuai ketentuan dari peraturan Kemenkes tidak boleh sembarangan atau disalahgunakan. Dan menurut kesaksian tersangka obat tersebut digunakan untuk penenang," jelas Susatyo.

Dalam prakteknya, tersangka NON kepada calon pasiennya menawarkan tarif jasanya1 paket sekitar Rp. 1 juta - Rp. 2 juta dengan keuntungan Rp. 300.000 per pasien diluar biaya obat-obatan.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan UU Psikotropika no 5 tahun 1997 pasal 60 ayat 1 huruf b dan atau pasal 62 dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara, UU Kesehatan no 36 tahun 2009 pasal 196 dan atau pasal 197 dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara, UU Tenaga Kesehatan tahun 2014 pasal 83 dengan ancaman  hukuman maksimal 5 tahun.

Terakhir Susatyo menghimbau kepada semua masyarakat, "di tengah masa pandemi ini agar lebih waspada, semua kegiatan terlebih tindakan medis untuk memilih tempat yang benar. Ada Puskesmas, ada rumah sakit dan sebagainya ataupun poliklinik yang sudah berizin.

Saat ini, tersangka dan barang bukti sudah diamankan di Mapolda Banten guna pemeriksaan lebih lanjut. (Bidhumas/JS)

Selasa, 22 September 2020

Ormas badak banten gelar orasi di kantor Kejati banten


Serang Kota,-Suaraperadilannews.com.-
Dengan mematuhi protokol kesehatan covid-19 Puluhan Ormas dari DPD Badak Banten Kota Serang Provinsi Banten yang di ketuai oleh Arie Budiarto Nurali, SE gelar orasi damai di depan kantor Kejaksaan Tinggi Banten di Jalan Raya Pandeglang Palima - Kota Serang Provinsi Banten dengan pengamanan dan pengawalan petugas dari Kejati Banten dan Satuan Polres Serang Kota Polda Banten.
Selasa, 22/09/2020.

Ketua DPD  Badak Banten Kota Serang Arie Budiarto Nurali,SE, sebelum menyampaikan orasinya dan seraya menghimbau kepada seluruh anggota dan jajarannya untuk selalu mematuhi protokol kesehatan covid-19, memakai masker, menggunakan hand sanitizer dan jaga jarak agar kita semua terhindar dari covid-19.

Lanjut Arie Budiarto Nurali dalam orasinya, bahwa ada beberapa kasus yang saat ini sedang ditangani oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten oleh karena itu kami DPD Badak Banten Kota Serang Provinsi Banten menyampaikan aspirasi dan menyatakan sikap ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten diantaranya :

1. Mendesak agar mengusut tuntas perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam penyalahgunaan wewenang jabatan, pemotongan dana hibah sebesar 30% dan pengadaan barang dan jasa yang telah dikondisikan oleh kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Banten tahun anggaran 2017 dan 2018 dan kasus dalam kegiatan pembangunan Ruang Kegiatan Belajar (RKB) Madrasah Aliyah Nurul Furqon yang berlokasi di Gunung Sari Kabupaten Serang Provinsi Banten dengam Anggaran 180.000.000 dari APBN tahun 2018 dan adili pihak pihak yang terlibat.

2. Akan mengawal dan mendorong setiap perkara hukum yang sedang ditangani Kejati Banten.

3. Meminta Kejati Banten untuk.profesional dalam penanganan perkara hukum jangan tebang pilih dan tegakan supremasi hukum.

masih kata Arie Budiarto Nurali, sebelum membubarkan dan menutup orasi damai ini mari seraya memanjatkan do'a agar kita semua senantiasa di berikan kekuatan, kesehatan, serta perlindungan oleh Tuhan Yang Maha Esa Allah SWT. Aamiin.

Kepala Penerangan Hukum (Kapenkum) Kejati Banten Ivan Siahaan saat di konfirmasi di ruang kerjanya, bahwa saya belum bisa memberikan komentar apapun karena itu sifatnya orasi yang dilakukakan di depan kantor Kejati dan itu pun tetap akan kami pelajari terkait orasinya, tapi jika ada yang mewakili masuk ke ruangan kami, duduk bareng dan berdiskusi dengan kami itu namanya Aspirasi.

Untuk itu supaya Aspirasi itu direspon dengan baik oleh kami dalam hal ini Kejati Banten mari kita sama sama duduk bareng dan diskusi bareng Aspirasi apa yang akan disampaikan kepada kami khususnya Kejati Banten, sehingga semuanya jelas dan harus berdasarkan dokumen dan fakta fakta yang mendukung dan bisa dipertanggung jawabkan, sehingga apa yang menjadi peroritas untuk Kejati menjadi harapan kita bersama dan terjalin komunukasi yang baik. pungkasnya.(Tubagus Zakaria)*

Dugaan Permainan KKS PKH di Desa Bojong Banjarwangi diungkap salah seorang Aktivis



Garut,suaraperadilannews.com- Regulasi serta Pedum Program  Keluarga Harapan (PKH)  sudah disiapkan Pemerintah , Namun fakta dilapangan cenderung dinamis dan kompleks , salah satunya akhir-akhir ini yang menjadi sorotan di daerah Banjarwangi salah satunya.

Banyak informasi beredar dimasyarakat masih banyak terjadi permasalahan ,  masih jauh dari harapan, pasalnya masih banyak KKS tidak dipegang oleh si pemilik atau KPM.

Modus permainan oknum dilapangan salah satunya  Desa Bojong Kec. Banjarwangi, KPM atas nama bapak HADRI,  bahwa dulu kata ketua kelompok katanya sudah di NE (Non Eligeble) dengan kata lain sudah tidak menerima lagi bantuan, menurut keterangan Husni salah seorang Aktivis Banjarwangi via Telepon celular (22/09).

Masih keterangan Husni menuturkan  ”Hadri pun mengakui, sudah 7 bulan tidak mendapatkan tunjangan maupun bantuan PKH”.

“Aki atos 7 bulan teu nampi PKH, namung saatos di bantos ku Cep Husni, ayeunamah janten kengeng deui”. Husni menirukan percakapan hadri  pakai bahasa sunda

Jadi kata Hadri “Kakek sudah 7 bulan tidak menerima bantuan PKH namun setelah dia dibantu oleh Husni, sekarang jadi dapat kembali”.

 “Kami tak habis pikir, oknum mengembalikan KKS dan uangnya senilai 1.450.000 kepada Pak Hadri, dan kami khawatir masih banyaknya Hadri-hadri yang lain”. Ujar Husni

Husni menegaskan pihaknya akan terus mendampingi para KPM, karena diduga masih banyak kartu yang blum di kembalikan ke KPM.

“Mungkinkah KPM yang lain bernasib sama seperti Aki Hadri atau akan raib di telan siluman, dan kami sebagai aktivis tidak akan pernah berhenti sampai semua KKS para KPM yang diduga di semhunyikan oleh Siluman bisa di ketemukan.” Pungkas Husni (BB/Endang.S).


Minggu, 20 September 2020

Layanan Online Disdukcapi Garut Membingungkan , Salah satu Pemohon ungkapkan kekecewaanya

Kondisi Antrain Disdukcapil Kab Garut


Garut, suaraperadilannews.com -Penerapan sistem Layanan Online DISDUKCAPIL kabupaten GARUT masih membingungkan pemohon yang  akan mengurus berbagai dokumen penting .

Perekaman e-KTP, AKTA KELAHIRAN, KIA dan lainnya menurut salah seorang yang pemohon yang tidak mau disebutkan namanya salah seorang warga masyarakat Desa Neglasari Kecamatan Kadungora   menuturkan kepada  media senin (21/9/2020) "Bahwa proses pembuatan layanan melalui ONLINE DISDUK CAPIL GARUT telah di ikuti sesuai prosedur walaupun disdukcapil telah berganti ganti link untuk layanannya,  Dan yang lebih mengecewakan Saya, ketika berbagai upaya melalui layanan online dan sudah menunggu 2 bulan pengajuannya tidak kunjung selesai, Akhirnya pada kamis,17/09/20 mendatangi disdukcapil garut dan di terima petugas pelayanan sambil memperlihatkan Resi pengajuan dari telepon genggamnya , Setelah itu disuruh datang kembali pada hari senin 21/09/20 dengan harus membawa persyaratan dokumennya lengkap"

Lanjutnya keterangannya  "ketika ditanya petugas Keamanan di pintu masuk pemohon mengatakan "Bahwa sudah di agendakan oleh petugas pelayanan tapi apa yang didapat jawabanya, Kami  tidak melayani tamu atau kunjungan padahal pembatasan sosial berinteraksi berikut protokoler kesehatan telah dipatuhi kata pemohon",  



"kami berharap kepada pejabat berwenang  untuk memberikan informasi kepada desa atau kecamatan bahwa pelayanan disdukcapil untuk sementara dan dengan batas waktu yang tidak ditentukan dinyatakan ditutup karena garut darurat COVID 19, Jadi kami bisa memaklumi dan tidak datang jauh dari kampung sudah mengorbankan waktu dan perbekalan dengan nada kesal , pungkasnya mengakhiri " ( endang supardin/ Kaperwil Jabar)***

Sabtu, 19 September 2020

LSM MAPPEGAS berhasil amankan 3 orang Penangkap ikan di Pantai Cibako yang gunakan POTASIUM

Dok.Super News


Garut,suaraperadilannews.com-LSM MAPPEGAS (Masyarakat Peduli Pesisir Pantai Garut Selatan ) Telah mengamankan  3 orang warga Desa Sancang kecamatan Cibalong ,Purkon, Omo dan Deding , penangkap ikan yang menggunkana bahan kimia potasium, yang berlokasi di pantai Cibako tepatnya di kawasan Kurayos (19/9/2020)

“Berawal dari laporan masyarakat ada oknum penangkap ikan yang melakukan penangkapan ikan dengan bahan yang dilarang, Mendengar kejadian tersebut kami Mayarakat Peduli Pesisir Garut Selatan (MAPPEGAS) langsung terjun ke lapangan dipimpin langsung oleh Ketua MAPPEGAS dan tidak lama dengan kurun waktu yang sangat cepat  berhasil mendapati para tersangka dan langsung kami amankan”Ungkap Ketua LSM MAPPEGAS Nana supriyana,S.Pd. 

Keteranganya pada media melalui sambungan telepon (20/9/2020) Ketua LSM MAPPEGAS Nana Supriatna “Para tersangka melakukan aksinya dini hari jam 03.00 WIB, yang dilakukan pada tanggal 19 September 2020 di lokasi pantai cibako yang tepatnya di kawasan Kurayos. Mereka melakukan penangkapan ikan dengan bahan kimia (POTASIUM)”.

 




Sebagai sangsi Para penangkap ikan membuat pernyataan diatas materai bahwa mengakui kesalahan perbuatannya menangkap ikan dengan Potasium, Berjanji tidak akan mengulangi dan siap dibawa keranah hukum jika terbukti melakukan lagi , ditanda tangani bersama LSM MAPPEGAS dan Kepala Desa Sancang Eka Firmasyah,S.E, Dihadapan Masyarakat dan perangkat Desa lainnya.

 

Lanjut Nana “Warga Masyarakat yang menangkap ikan dinmperairan umum dengan menggunakan bahan kimia berbahaya dapat dikenai sanksi bahkan terancam pidana, Menangkap ikan dengan bahan kimia, atau bahan peledak dapat merusak kelestarian sumber daya ikan dan lingkungan sekitarnya, sehingga yang melanggar jelas bisa dipidanakan”.

 

“sesuai Undang-Undang Nomor 31 tahun 2009 Tentang Perikanan dalam Pasal 84 bahwa menangkap ikan dengan bahan berbahaya diancam penjara maksimal 6 (enam) Tahun serta denda maksimal sebesar Rp 1,2 milyar,Untuk itu MAPPEGAS menghimbau warga untuk mematuhi larangan penangkapan ikan dengan bahan kimia, apalagi dinas bersama POKWASMAS Sdr. DEDI SUNARDI sering melakukann sosialisasi dilapangan terkait bahaya penangkapan ikan dengan menggunakan bahan kimia”.

 

“Kami (MAPPEGAS) hanya melaksanakan fungsi kontrol terkait Pelestarian Lingkungan Hidup sehingga hanya bisa memanggil para pelaku pengrusakan untuk tidak akan melakukan perbuatan yg melanggar hukum,Ungkapnya mengakhiri”.(BB)

 


Senin, 14 September 2020

Satresnarkoba polres serang kota,amankan 2 pelaku penyalahgunaan sabu



Kota Serang,- Suaraperadilannews.com- Jajaran Satresnarkoba Polres Serang Kota Polda Banten berhasil mengamankan dua orang tersangka TIM dan AH dalam kasus penyalahgunaan narkotika jenis shabu.

Keduanya berhasil di tangkap Minggu 13 September 2020, disalah satu rumah yang terletak di kelurahan Drangong Kecamatan Taktakan Kota Serang.

"Kedua tersangka TIM (27) merupakan warga Kelurahan Banjarsari Kecamatan Cipocok Jaya Kota Serang dan AH (35) warga Kelurahan Serang Kecamatan Serang Kota Serang berhasil diamankan petugas berikut barang bukti narkotika berupa shabu-shabu," kata Kapolres Serang Kota AKBP Yunus Hadith Pranoto, S.IK., M.Si., melalui Kasat Narkoba Polres Serang Kota Iptu Shilton, S.IK., MH., Senin (14/9/2020) kepada awak media diruang kerjanya.

Iptu Shilton menjelaskan, selain dua orang tersangka, petugas juga mengamankan barang bukti 2 (dua) bungkus plastik bening yang diduga berisikan Narkotika jenis shabu seberat 0,28 gram, 1 (satu) buah pipa kaca yang berisikan Narkotika jenis shabu, 1 (satu) buah alat hisap shabu (bong) dan 1 (satu) buah handphone merek Oppo berwarna hitam.



"Menurut keterangan kedua tersangka TIM dan AH, dirinya memdapatkan barang haram tersebut dari seorang berinisial N (DPO)," jelasnya.

"Dan untuk kepentingan penyidikan, kedua tersangka beserta barang bukti, saat telah diamankan oleh Satresnarkoba Polres Serang Kota," imbuhnya.

"Kedua tersangka kita jerat pasal 112 ayat 1 dan atau pasal 127 ayat 1 huruf a undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman penjara minimal 4 tahun maksimal seumur hidup," pungkasnya. (TP/HUMASatresnarkoba Polres Serang Kota, Amankan 2 Pelaku Penyalahgunaan Sabu

Kota Serang, super.com Jajaran Satresnarkoba Polres Serang Kota Polda Banten berhasil mengamankan dua orang tersangka TIM dan AH dalam kasus penyalahgunaan narkotika jenis shabu.

Keduanya berhasil di tangkap Minggu 13 September 2020, disalah satu rumah yang terletak di kelurahan Drangong Kecamatan Taktakan Kota Serang.

"Kedua tersangka TIM (27) merupakan warga Kelurahan Banjarsari Kecamatan Cipocok Jaya Kota Serang dan AH (35) warga Kelurahan Serang Kecamatan Serang Kota Serang berhasil diamankan petugas berikut barang bukti narkotika berupa shabu-shabu," kata Kapolres Serang Kota AKBP Yunus Hadith Pranoto, S.IK., M.Si., melalui Kasat Narkoba Polres Serang Kota Iptu Shilton, S.IK., MH., Senin (04/9/2020) kepada awak media diruang kerjanya.

Iptu Shilton menjelaskan, selain dua orang tersangka, petugas juga mengamankan barang bukti 2 (dua) bungkus plastik bening yang diduga berisikan Narkotika jenis shabu seberat 0,28 gram, 1 (satu) buah pipa kaca yang berisikan Narkotika jenis shabu, 1 (satu) buah alat hisap shabu (bong) dan 1 (satu) buah handphone merek Oppo berwarna hitam.

"Menurut keterangan kedua tersangka TIM dan AH, dirinya memdapatkan barang haram tersebut dari seorang berinisial N (DPO)," jelasnya.

"Dan untuk kepentingan penyidikan, kedua tersangka beserta barang bukti, saat telah diamankan oleh Satresnarkoba Polres Serang Kota," imbuhnya.

"Kedua tersangka kita jerat pasal 112 ayat 1 dan atau pasal 127 ayat 1 huruf a undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman penjara minimal 4 tahun maksimal seumur hidup," pungkasnya. (TP/HUMAS /Tubagus Zakaria )*

PUPR GARUT INGKAR JANJI TINJAU LOKASI PEMBANGUNAN IRIGASI CADAS GANTUNG CINTANAGARA

Lokasi Irigasi

Garut,suaraperadilannews.com-Paska audensi masyarakat desa Cinta Nagara ke dinas PUPR kabupaten Garut (27/8/2020), sampai saat ini belum ada realiasasi terkait tuntutan warga  tentang pembangunan irigasi yang tidak sesuai harapan masyarat.

saat awak media suaraperadilannews lakukan investigasi kelapangan (14/9/2020)diterima oleh tokoh masyarakat Ustadz Dedi dan beberapa tokoh masyarakat lainnya , dalam keterangannya Ustadz dedi "Sampai saai ini belum ada dari pihak dinas PUPR yang datang meninjau ke lokasi sesuai dengan janji saat audensi "

Lanjut Dedi "bila pengerjaan proyek ini berlarut-larut dikuatirkan ketika musim hujan tiba akan mengancam keselamatan jiwa masyarakat kp nagara cinta desa cinta nagara kecamatan cigedug , Karena debit air yang akan meluap kepemukiman warga , dan lahan sawah akan terancam terendam air akan meyebabkan gagal panen, Pokoknya saya menunggu pihak dinas terkait selesaikan permasalahan ini jangan sampai warga yang akan mendatangi gedung DPRD dengan kekuatan massa yang lebih besar"

 dedi menambahkan "warga sebetulnya sangat terimakasih atas pembangunan saluran IRIGASI di daerahnya namun sangat disesalkan karena tidak adanya kordinasi dengan pihak warga apalagi menjelaskan tentang gambar yang akan dilaksanakanya sehingga walaupun pengerjaan selesai tetap dampak yang akan ditimbulkan sangat mengancam keselamatan warga dan kamipun bukan ingin yang diluar batas Spek dan RAB hanya ada solusi yang terbaik karena pembangunan sudah mencapai 60 persen masa iya harus dibongkar lagi jadi maksud warga kalau dari hulu lebarnya 230cm dan tingginya hanya 80 cm setelah itu ke hilir mengerucut  jadi lebar 150 cm otomatis di musim hujan nanti air akan meluap ke pemukiman warga dan pesawahan sebagai mata pencahariannya bertani pungkasnya"

Sampai saat berita ini diturunkan Sudah beberapakali lakukan konfrmasi tidak berhasil ditemui PUPR  ( Bb/ Endang supardin )




Sabtu, 12 September 2020

Jual beli tanah berujung sengketa di kp, cikoneng kecamatan Cibeber



LEBAK-Suaraperadilannews,com.-Ayisah kp,pasir nangka RT/001 RW 004,desa cikotak sudah merasa teripu dengan Terjadinya jual beli lahan kebun tidak sesuai dengan pakta yang jlas. Yang beralamat di kp, cikoneng desa ciherang kecamatan cibeber lahan kebun tersebut, sudah di miliki orang lain.(12/09/20).

Di kemudian hari Aisyah'selaku pembeli lahan kebun tersebut menanyakan haknya yang sudah di beli ke sodara endang ternyata' endang sudah mengalihkan jual beli lahan kebun ke urusan hutang pihutang,kepihak Aisyah.

"padahal ibu aisyah' tersebut tidak memiliki hutang pihutang ke saudara endang, dan oleh karna itu ibu aisyah segera menuntut ganti rugi berupa uangn'ya, minta. agar di kembalikan yang sudah di terima oleh endang.paparnya"

Dan oleh karena itu, kalau saudara endang tidak mengembalikan uang tersebut maka kami selaku yang di rugikan akan mengadukan persoalan ini ke pihak hukum,
Dengan dugaan penipuan penjualan lahan yang tidak ada paktanya' dari  saudara endang ke ibu aisyah, ujar aisyah"

ketika di konfirmasi oleh awak media suara peradilan news. dengan adaya jual beli lahan kebun tersebut,itu sudah menjadi hak ibu aisyah'dengan Adaya peristiwa ini saya selaku yang mendampingi ibu ayisah segera akan menindak lanjuti secara hukum yang berlaku,tegasnya" (korwil,ces)*

Jumat, 11 September 2020

Bagops polres Serang kota bagikan ratusan masker



Kota Serang, - Suaraperadilannewscom.-Dalam rangka mendukung peraturan perpemerintah dan mencegah penyebaran wabah Covid-19, jajaran Bagian Operasi Polres Serang Kota Polda Banten Kampanyekan Protokol kesehatan kepada masyarakat.

Hal tersebut dilakukan oleh personel Bagops Polres Serang Kota dengan membagikan masker kepada tukang becak, Ojek, pedagang kaki lima disejumlah lokasi diantaranya di Simpang empat kebon jahe, Stadion Maulana Yusuf Ciceri dan Serang Timur kota Serang pada Jumat 11 September 2020.


Paur Subbagdalops Bagops Polres Serang Kota Ipda Suwarto mengatakan, bahwa kegiatan ini membagikan masker kepada masyarakat.

"Hari ini, kami dari Bagops Polrres Serang Kota membagiakan masker kepada masyarakat sebanyak 250 buah,"kata Ipda Suwarto disela-sela  kegiatan pembagian masker dilokasi.

"Tujuan nya adalah untuk mencegah penyebaran wabah Covid-19 diera Adaptasi Kebiasaan Baru ini,"tuturnya.

Ditempat terpisah Kapolres Serang Kota AKBP Yunus Hadith Pranoto, S.IK., M.Si., melalui Kabagops Polres Serang Kota AKP Yudha Hermawan, SH., M.Si., mengatakan bahwa personel Bagops Polres Serang Kota mensosialisasikan Adaptasi Kebiasaan Baru di tengah masyarakat dan juga mengajak masyarakat untuk mematuhi Protokol Kssehatan.

"Personel menyampaikan himbauan kepada masyarakat agar selalu menggunakan masker dan membiasakan untuk selalu mencuci tangan atau menggunakan handsanitizer serta memperhatikan jarak atau Physical Distancing,”
jelas AKP Yudha.

“Diharapkan masyarakat tetap mengedepankan protokol kesehatan dan selalu berdoa agar semuanya terhindar dari virus Covid-19,”kata AKP Yudha.

“Karena dengan mengikuti anjuran dari pemerintah kita turut andil dalam memutus mata rantai penyebaran wabah covid-19 ini,”tutup Kabagops. (TP/HUMAS/Tubagus Zakaria)*

Rabu, 09 September 2020

Bupati Tangerang lead apple duck mask kabupaten tangerang



Tangerang,-Suaraperadilannews,com.-Pada hari Kamis, 10 September 2020 Pukul 09.20 WIB. Bertempat di Kantor Management Citra Raya (Bunderan 3) telah berlangsung apel gabungan dalam rangka mengkampanyekan *"GEBRAK MASKER KABUPATEN TANGERANG"dipimpin oleh Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar,M,Bus.SE.M.Si

Pj Kegiatan Kombes Pol. H. Ade Ary Syam Indradi. S.H., S.I.K.,M.H (Kapolres Kota Tangerang)

Hadir dalam kegiatan :
1. Bpk. Ahmed Zaki Iskandar. M. Bus. SE. M. Si (Bupati Tangerang)
2. Kombes Pol. H. Ade Ary Syam Indradi. SH.,S.I.K.,M.H (Kapolresta Tangerang)
3. Letnan Kolonel Inf. Bangun Siregar (Dandim 0510/Tigaraksa)
4. Para PJU Polresta Tangerang
5. Para Kapolsek Polresta Tangerang.
6. Rudi Maesyal (Sekda Kab. Tangerang) beserta Fokopimda Kab. Tangerang.
7. dr. Hj. Dede Widyawati M.Kes (Kadis Kesehatan Kab. Tangerang)
8. Para Camat se Kab. Tangerang.
9. KH. Uwes Nawawi (Ketua MUI)
10. Para Alim ulama, Imam besar masjid Al Amjad
11. Ketua KSPSI dan Serikat Buruh SE Kab. Tangerang
12. Organisasi Masyarakat dan organisasi pemuda Kab. Tangerang.
13. Staf Management Citra Raya.

"Dalam Sambutannya Bupati Tangerang menyampaikan,terimakasih kepada Seluruh forkopimda Kabupaten Tangerang dan seluruh elemen masyarakat yang hadir dalam rangka Kampanye serentak seluruh Indonesia penggunaan Masker dan mencuci tangan di Wilayah Kabupaten Tangerang. Kami mengajak mari bersama sama berjuang melawan pandemi covid 19.

Kita semua berharap situasi pandemi Covid-19 akan segera berakhir. Mari bersama budayakan 3M (menggunakan masker, menjaga jarak dan sering mencuci tangan.)

Saat ini di kabupaten Tangerang -+ 900 orang sudah terkomfirmasi positif covid 19. Tepatnya situasi 3 minggu terakhir di kabupaten Tangerang ditemukan 300 kasus . Mari bersama sama menjaga kesehatan lingkungan terutama keluarga.

"Kami sekali lagi menghimbau agar bersama sama mengajak kembali meningkatkan kewaspadaan diri dan menerapkan protokol kesehatan 3M untuk meminimalisir dan menekan penularan covid 19.

"Saya berpesan kepada seluruh lapisan masyarakat agar mengikuti petunjuk protokol kesehatan Pemerintah Pusat dengan benar. Karena virus ini benar benar ada dan nyata dan kita tidak boleh takabur dengan virus ini.
Terimakasih kepada Polres Kota Tangerang sudah menyiapkan sebanyak 50.000 masker yang akan dibagikan kepada masyarakat dan mensukseskan kegiatan gebrak masker. Mudah mudahan situasi pandemi segera berakhir.

Apabila ditemukan masyarakat yang melanggar saya tidak akan memberlakukan denda uang mengingat kondisi ekonomi masyarakat yang menurun terkena dampak Covid-19 tetapi saya akan memberlakukan penindakan sosial, tuturnya.

Acara dilanjutkan dengan pemberian masker secara simbolis oleh Bupati Tangerang, Kapolresta Tangerang, dan Dandim 0510/Tigaraksa kepada Tokoh Masyarakat/Ormas.
Pukul 09.30 Wib kegiatan gebrak masker Kabupaten Tangerang selesai berjalan aman kondusif, paparnya"(J,Sh.)*

Now Goodbye Kapolsek Sajira AKP Bambang Setyo Budi Utomo,SH Kepada IPTU Waluyo



Lebak- Suaraperadilannews.com.-Polsek Sajira polres lebak polda banten menggelar acara Kenal Pamit Kapolsek Sajira AKP Bambang Setyo Budi Utomo, SH Kepada IPTU Waluyo bertempat di Aula Kantor Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak provinsi banten Rabu (9/9/2020).

Hadir dalam kegiatan tersebut,Camat Kecamatan Sajira R.Rahmat, Danramil 0304 Sajira Kapten INF Narkilah,para Kepala Desa se Kecamatan Sajira, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda.

"Camat Sajira R.Rahmat dalam sambutannya menyampaikan, terimakasih kepada Kapolsek AKP Bambang atas pengabdiannya selama bertugas di Kecamatan Sajira, semoga ditempat yang baru di Polda pak Bambang selalu sukses dan sehat selalu.
Kemudian untuk Kapolsek yang baru IPTU Waluyo saya ucapkan selamat bertugas di Polsek Sajira semoga pak Kapolsek yang baru betah, nyaman dan bersinergi dengan semua elemen masyarakat tutur Camat Rahmat.

"Di tempat yang sama Kapolsek Sajira yang lama AKP Bambang Setyo Budi Utomo menyampaikan, terimakasih kepada Muspika, Koramil,para kepala desa tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda atas dukungan dan sinergitas selama bertugas di Polsek Sajira.
Apalagi ditahun-tahun ini Kecamatan Sajira terkena musibah banjir bandang Ciberang ditambah lagi sekarang adanya Covid-19, tentunya karena dukungan dan kerjasamanya dari semua elemen masyarakat kita bisa melewatinya.
Apabila selama bertugas di Polsek Sajira ada kesalahan, kekurangan mohon dimaafkan, dan do'akan ditempat tugas yang baru, di Polda Banten diberikan kesehatan, keberkahan dan mampu melaksanakan tugas dengan sebaik baiknya, harap AKP Bambang

Sementara IPTU Waluyo Kapolsek Sajira yang baru mengatakan, akan melanjutkan tugas-tugas Kapolsek yang lama dan akan lebih meningkatkan lagi pelayanan kepada masyarakat.
Harapannya kedepan, kepada masyarakat Sajira bila ada permasalahan kita selesaikan bersama, karena semua untuk kepentingan masyarakat dan kembali ke masyarakat, tentunya dengan tetap menjalin sinergitas baik dengan Muspika, Koramil, para kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda kedepannya Kecamatan Sajira lebih maju,aman dan kondusif.

''Danramil 0304 Sajira Kapten INF Narkilah menyampaikan, mudah-mudahan untuk Kapolsek yang lama AKP Bambang ditempat yang baru yaitu di Polda diberi kenyamanan, kesuksesan dan tetap menjalin silaturahmi.
Dan untuk Kapolsek yang baru IPTU Waluyo selamat bertugas di Polsek Sajira, mudah-mudahan nyaman,dapat berkomunikasi dengan baik dan bersinergi dengan Koramil Sajira juga masyarakat Kecamatan Sajira, tuturnya.

Ketua APDESI Kecamatan Sajira Asep Sarbini, mengatakan, tentunya satu kata saya ucapkan kepada AKP Bambang, selamat bertugas di Polda Banten dan terimakasih atas kerjasama dan mudah-mudahan ditempat yang baru sukses selalu.
Dan tentunya walaupun pak Bambang sudah bertugas di Polda, jalinan silaturahmi kita tetap terjaga dan terpelihara dengan baik, katanya.

Kemudian untuk Kapolsek yang baru IPTU Waluyo selamat bertugas di Kecamatan Sajira, dan berharap mendorong ke Bhabinkamtibmas bisa bersinergi dengan masyarakat hingga kedepan lebih maju dan meningkat lagi pelayanannya,ujar Asep Sarbini.

Acara kenal pamit Kapolsek Sajira diakhiri dengan pemberian cinderamata kepada Kapolsek yang lama AKP Bambang Setyo Budi Utomo dari Camat Kecamatan Sajira Koramil Sajira, ibu-ibu Bhayangkari Polsek Sajira dan dari Apdesi Kecamatan Sajira.Ujarnya.(J,Sh)*

Jumat, 28 Agustus 2020

Aksi Pecah Kaca Mobil' Duit Untuk Pembangunan irigasi melayang Digondol Maling



Garut - Suaraperadilannews.com, Jawa Barat Jumat,28/8/2020 tepatnya lebih kurang pukul 11.20.wib. berlokasi tepatnya di jalan guntur melati depan rumah makan sederhana 2 telah terjadi kejahatan pencurian disertai pengrusakan.

;hal tersebut terjadi ketika ketiga orang korban beserta sopir sedang mau makan siang dirumah makan sederhana. Keterangan ini disampaikan oleh pengurus salah satu kelompok P3A yang baru saja mencairkan dana dari bank BRI cabang Garut.

"adapun barang yang berhasil diambil oleh pelaku yang diduga berjumlah dua orang, berupa uang tunai sebesar Rp. 131.040.000 (seratus tigapuluh satu juta empat puluh ribu rupiah) yang terbungkus dalam dua kantong kertas bertulisan BRI,sedangkan bungkus luarnya adalah kantong kresek berwarna  hitam.

"Saat kejadian berlangsung Korban terdiri dari tiga orang pengurus P3A sedang mengalas nasi hendak makan, namun tak lama terjadi keributan diluar, bahwa beberapa pengunjung rumah makan menyaksikan ada dua orang yang tak dikenal dengan mengendarai motor pixen memecahkan kaca mobil dengan nopol Z 1760 EC yang sedang diparkir disebrang jalan RM sederhana dan pelaku langsung tancap gas kabu dengan menggondol sesuatu ditanganya.

"Sontak para korban kaget dan segera menghampiri mobil yang dimaksud, terlihat kaca kanan dipecah, dan uang yang barusaja dicairkan dari bank BRI cabang raib digondol pelaku, salah satu korban langsung melapor kesalah satu anggota polsek garut kota namun anggota yang dimaksud sedang bertugas melakukan pemeriksaan. Tanpa membuang waktu salah satu pengurus p3a langsung melaporkan kejadian tersebut ke mapolres garut.



"beberapa waktu menunggu kedatangan Tim Identifikasi polres garut yang saat itu sedang dalam perjalanan kemapolres, terdengar informasi bahwa tim yang ditunggu sudah ada di lapangan, pelaporpun kembali ke tkp guna menyaksikan langsung olah kejadian perkara yang sedang dilakukan oleh petugas.

"Seampainya di TKP tepat pukul 13.30.wib. terpantau oleh awak media tim sedang malakukan tugasnya, yakni melakukan identifikasi ke seluruh benda yang ada pada mobil, termasuk menelusuri jejak pelaku lewat sidik jarinya, akhirnya petugas membuka salah satu cctv yang ada disekitar TKP, melalui cctv ke 1 aksi kejahatan dengan modus pecah kaca ini mulai diketahui, pelaku berjumlah dua orang, menggunakan kendaraan roda dua merk pixen.

"Sementara ciri -  ciri pelaku diduga berjenis kelamin pria, memakai jaket berwarna hitam dan menggunakan helm dan masker., para korban berharap polisi secepatnya dapat menangkap pelakunya, karena ulah pelaku ini jelas merugikan keuangan negara, karena uang tersebut bersumber dari anggaran belanja daerah provinsi jabar (BBWS) cimanuk cisanggarung yang berkantor di cirebon, dan untuk pembangunan irigasi pungkas salah satu pengurus yang tidak berkenan disebutkan namanya.

(BB / Endang Sutardin/ Kaperwil JABAR)

Senin, 24 Agustus 2020

Karyawati Rencanakan Pembunuhan , Siapkan dana 200 Juta sewa pembunuh bayaran

 

Dok: Super News 

Jakarta – Suaraperadilannews.com, Nur Luthfiah (34) merencanakan penembakan di Kelapa Gading, Jakarta Utara, yang menewaskan bosnya, Sugianto (51). Nur Lutfiah  menyiapkan dana Rp 200 juta untuk menyewa pembunuh bayaran.

"NL (Nur Luthfiah) minta supaya korban dibunuh, kemudian dari tersangka NL juga siapkan dana Rp 200 juta untuk mencari pembunuh bayaran," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana saat jumpa pers di Mapolda metro Jaya, Jakarta, Senin (24/8/2020).

Nana menyebut Nur Luthfiah, yang merupakan karyawan korban, merencanakan pembunuhan lantaran sakit hati sering dilecehkan dan mendapat ancaman dari korban. Nur Luthfiah kemudian meminta suami sirinya, Ruhiman (42), untuk mencari orang yang mau mengeksekusi korban.

"Di situ sempat tanggal 20 Maret 2020, tersangka (Nur Luthfiah) sampaikan kepada R alias M (Ruhiman alias Maman) untuk membunuh, tapi tak dihiraukan (oleh Ruhiman)," imbuhnya.

Selanjutnya, pada 4 Agustus, Nur Luthfiah kembali meminta Ruhiman membunuh korban. Kali ini, Ruhiman mengamininya setelah diyakinkan oleh Nur Luthfiah bahwa dirinya diancam korban.

"Tanggal 4 Agustus yang bersangkutan menyampaikan kembali kepada R atau M, bahwa yang bersangkutan berada dalam ancaman korban," lanjutnya.

Ruhiman pun lantas ikut merencanakan dan mencari eksekutor. Kemudian setelah didapatkan eksekutor, lalu para pelaku kembali merencanakan pembunuhan tersebut.

Pada 4 Agustus, Nur Luthfiah langsung mentransfer uang Rp 100 juta kepada  Ruhiman dan selanjutnya pada 6 Agustus mentransfer Rp 100 juta kepada tersangka Ir Arbain Junaedi (56).

"Jadi Rp 200 juta uang diserahkan kepada para sindikat," ucap Nana.

Setelah para  eksekutor  dibayar, para tersangka  kemudian  sepakat  mengeksekusi  korban  pada  13 Agustus 2020. Saat inilah Sugianto ditembak sebanyak 5 kali hingga tewas di depan ruko miliknya.

Pihak  kepolisian  pun akhirnya menyelidiki kejadian ini dan menangkap total 12 tersangka sindikat penembakan maut. Mereka  adalah  Nur Luthfiah (34), Ruhiman (42), Dikky Mahfud (50), Syahrul (58), Rosidi (52), Mohammad Rivai (25), Dedi Wahyudi (45), Ir Arbain Junaedi (56), Sodikin (20), Raden Sarmada (45), Suprayitno (57), dan Totok Hariyanto (64).

Tersangka Ruhiman, Dikky Mahfud, Syahrul, Mohammad Rivai, Dedi Wahyudi, Ir Arbain Junaedi, Sodikin, Suprayitno, dan Totok Hariyanto ditangkap tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya di bawah pimpinan AKBP Handik Zusen, AKP Herman Edco Simbolon, Kompol Ressa F Marasabessy AKP Mugia Yarry Junanda, AKP Nor Marghantara, dan AKP Rulian Syauri

Tersangka Rosidi dan Sarmada ditangkap tim Subdit Jatanras Ditrekrimum Polda Metro Jaya di bawah pimpinan AKBP Jerry R Siagian. Sementara  tersangka  Nur  Lutfiah  ditangkap  tim Polres  Metro Jakarta Utara  di bawah  pimpinan Kompol  Wirdhanto Hadicaksono.

Para  tersangka  ini pun dipersangkakan  Pasal 340 KUHP subsider 338 KUHP dan/atau Pasal 1 ayat 1 UU Darurat RI Nomor 12 Tahun 1951 dengan  ancaman  hukuman  mati atau penjara  seumur  hidup  atau paling  lama  penjara 20 tahun. .( Redaksi )

 

 

Rabu, 19 Agustus 2020

BERSAMA PORKOPIMCAM , DPC PEMUDA PANCASILA SUKARESMI IKUT APEL KEMERDEKAAN INDONESIA KE -75


 Garut, Suara Peradilan News - Dilapangan kecamatan Sukaresmi Kabupaten Garut, dalam acara upaca kemerdekaan (17/8/2020) Pemuda Pancasila DPC Sukaresmi ikut bergabung bersama FORKOPIMCAM dan elemen lain ,Kepala Desa ,Korwil Dinas Pendidikan Sukaresmi , Kepala KUA  Tokoh Masyarakat ,Pemuka agama  yang turut mengikuti jalannya upacara bendera 

Camat kecamatan sukaresmi Tatang, SE dalam pidatonya " dalam rangka menyambut hari penuh bersejarah HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-75 , mari kita banyak bersyukur , mengingat, merenungi dan berdoa'a agar kita diberi kekuatan  untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan sambil diiringi bekerja nyata"

Disaat masa sulit karena Pandemi Covid 19 " Kita patut bersyukur walau dengan segala keterbatasan tapi kita masih bisa menyelenggarakan HUT kemerdekan RI ke-75 ini , ditengah ancaman resesi ekonomi dunia mari kita bekerja cerdas bahu membahu bisa memanfaatkan dan menggali segala potensi yang ada ".


Ketua DPC PP Kecamatan Sukaresmi  Aji dalam keterangnnya, " Alhamdulilah walau dalam keadaan seperti ini kami Organisasi Pemuda Pancasila tetap semangat untuk mengikuti dan menyambut HUT RI yang ke 75 , Mengenang jasa jasa para pahlawan dengan gigih mempertahankan kedaulatan Bangsa dan Negara "

Lanjut Aji " Saya berharap momentum kemerdekaan ini memberikan semangat agar persatuan dan kesatuan bangsa terus terjalin, ungkapnya mengakhiri ".

Senin, 10 Agustus 2020

Waspada Penipuan kartu Kredit berkedok operator Bank

Photo : Ilustrasi 


Garut, Suaraperadilannews.com- Seseorang  yang berinisial ( S ) salah satu nasabah dan pemegang Kartu Kredit CIMB Niaga mengaku telah mengalami  penipuan oleh seseorang yang mencatut dan mengatasnamakan salah satu Petugas  Bank Swasta  pada kamis  (6/8)lalu.

melalui sambungan Telepone , seorang  yang tidak mau disebut nama berinisial ( S ) menceritakan kronologis kejadian " Saya pemegang kartu kredit cimb niaga dengan nomor kartu 428416 xxx 9677 Pada tgl 6 agustus 2020 ,  Ditelefon nomor 021-8298234 yang mengaku sebagai cimb niaga menawarkan naik limit,  sebagai iming-imingnya sehingga saya menyebutkan nomor kartu kredit ,ccv dan nomor otp nya penelpon mengaku ada  promo dari shopee. 

(S) mengakui kesalahannya   " Hal ini tidak  saya sadari , karena  memang dalam menelpon sipenipu yang mengatasnamakan pihak bank cimb bukan dari nomor  call center, tetapi  dari nomor 021  dan bukan 14041 dan juga dalam memberi no otp dari notifikasi  di hp cuma kelihatan atasnya saja"

Lanjut (S ) menerangkan " Saya baru menyadari sms otp tersebut keesokan harinya dimana terdapat notifikasi transaksi sebesar Rp 6.120.450 .hal ini membuat saya kaget dan langsung telp cimb niaga untuk pemblokiran dan dari pihak bank menyarankan menelpon pihak shopee"

masih pengakuan ( S )  " hari itu juga pada tgl 7 agustus 2020 saya  langsung call center shopee dan memerintahkan untuk mengecek email untuk menuliskan data-data  yang diminta seperti no awal kartu kredit dan bukti transaksi.diminta untuk menunggu 3 hari" 

aku ( S ) " saya tidak memiliki akun shopee.pada tanggal 10 agustus 2020 saya telp lagi pihak cimb. Betapa kagetnya saya transaksi nya sudah ditagih ke bank cimb.padahal pada tgl 7 agustus saya sudah melaporkanya pada shopee dan disuruh menunggu keputusan 3 hari. Tanggal 10 agustus ini juga saya langsug telp shopee dengan  jawaban yang sama pula disuruh menunggu 3x24 jam. Dengan alasan sedang investigasi. Padahal 3 hari yg lalu saya sudah laporan. Seakan akan tidak dihiraukan sama sekali, ungkapnya kecewa "

" Ini memang murni kesalahan saya tertipu oleh oknum penelpon yg meminta otp. Malah ada tagihan masuk dari transaksi shopee ke cimb niaga.saya sudah sertakan email saya rizar****@gmail.com ke pihak shopee saya tunggu itikad baik dari pihak shopee ,ungkap ( S ) mengakhiri  ( BB ) 



Senin, 03 Agustus 2020

ARUN (ADVOKASI RAKYAT UNTUK NUSANTARA) HADIRI HARLAH FSMPC YANG KE 3 TAHUN



Super-News,
LEBAK-Forum Solidaritas Masyarakat Petani Cilangkap (FSMPC) yang berdampingan dengan Advokasi Rakyat Untuk Nusantara (ARUN) Rayakan Harlah ke 3 Tahun dilokasi posko petani Cilangkap, Desa Cilangkap, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, Minggu ( 2/8/2020) berlangsung dengan penuh kesederhanaan dan sangat sakral.


"Acara Harlah FSMPC yang Ke 3 digelar sangat sederhana akan tetapi memiliki makna yang sangat berarti, walau hanya sekedar ngopi pait bareng dan makan nasi tumpeng ala resto petani Cilangkap Namun tidak menyurutkan semangat para pejuang pendiri bangsa serta menjunjung Nilai Nilai kebersamaandan. "Ungkap" Adhen Suganda Ketua DPD ARUN Lebak saat di wawancarai sejumlah awak media.

Ia Juga menjelaskan kurang lebih 120 petani yang menggarap di tanah seluas 52 hektar tersebut hanya menggantungkan mata pencahariannya untuk bertani, sehingga patut kita apresiasi kinerja petani yang ada di nusantara khususnya petani Cilangkap Menjadi bagian dalam menciptakan ketahanan Nasional. "paparnya

"Dalam acara tersebut para petani ketua kelompok tani, para mahasiswa - mahasiswi dari perguruan tinggi Universitas Pamulang (Unpam) Tangerang Selatan, Universitas Muhamadiyah Jakarta (UMJ), Organisasi Arun dari mulai DPW, DPD dan DPK, hadir pula dari Lembaga Bantuan Hukum Tridarma Indonesia, DPC FPI Maja, Polsek Maja Dan Koramil Maja, Masyarakat dan Tokoh Masyarakat setempat.

Ketua FSMPC Desa Cilangkap, Ade mengatakan, keberadaan pihaknya atau para petani atas dukungan dan bimbingan dari pada organisasi ARUN. Menurutnya, para petani yang tergabung dengan kelompok tani hanya bisa mengucapkan terima kasih terhadap ARUN atas segala bantuan dan kerjasamanya.

"Kami hanya bisa mengucapkan terima kasih terhadap ARUN, dan kami titip pesan untuk para Ketua ARUN agar terus konsisten tetap setia bersama rakyat karena kami hanya petani yang sangat butuh bimbingan dan arahan dari orang yang faham akan hukum," singkatnya.

Sementara itu, Sekertaris Wilayah DPW ARUN Banten, Tb. Syarif Setiawan, mengatakan, dalam rangka harlah petani desa Cilangkap yang Ke -3, tema yang kita usung pada HUT ini ialah" DARI PETANI UNTUK KETAHANAN NASIONAL" kenapa demikian menurutnya  karena petani adalah garda terdepan untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional.

"Petani adalah garda terdepan dalam memenuhi pangan nasional, oleh karena itu mari kita jaga bersama mari kita lindungi bersama, dukung bersama, bahwa petani adalah bagian aset bangsa," katanya.

Senada dikatakan, Prabu Yopi Rianda, SH selaku Ketua DPW ARUN Provinsi Banten mengatakan, petani Desa Cilangkap adalah sayap juang dari ARUN, dan kami selalu mendukung selalu sinergi dengan para petani, diharlah yang ke - 3 Tahun ini. Semoga para petani Cilangkap lebih maju dalam bercocok tanamya dan kesejahteraan ekonominya.

"Saya berharap semoga para petani Desa Cilangkap lebih maju baik secara cocok tanamnya, dan baik secara ekonominya," tuturnya.

Masih katanya, luas lahan pertanian semuanya 52 Hektare yang dikelola oleh 7 kelompok tani yang ada didesa Cilangkap.

"Luas lahan pertanian semuanya 52 Hektare yang dikelola oleh 7 (Tujuh) kelompok tani, masing masing kelompok terdiri dari 17 orang," Tuturnya."(T,Zakaria)***

Rabu, 29 Juli 2020

Kecewa Tidak dihadiri semua undangan , LSM RAGAB Ancam Lakukan Aksi auden pertanyakan kejelasan status Alm (Af) Yang dinyatan Covid tanpa data yang jelas


Garut, Super News- Auden Keluarga Pasien meninggal almarhun ( AF ) terkait Covid-19  warga Kampung Cimencek  Desa Mekarjaya Kecamatan Sukaresmi Kabupaten Garut di ruang Komisi IV DPRD Kabupaten Garut Batal Dilaksanakan ( 29/07/2020).

Tidak dihadiri semua Undangan oleh Para Pihak dari Dinas Terkait , Perwakilan Keluarga memilih walk Out , Dalam Keterangannya Undang Herman Sebagai Perwakilan Keluarga menyampaikan " Kami memilih Walk Out , Karena Kami ajukan audensi ini dan sudah Layangkan surat jauh-jauh hari melalui DPRD Komisi IV , agar semua dinas terkait yang bertanggung jawab atas dinyatakan Alm.( AF ) Sebagai Kasus COVID-19 , tanpa didukung dengan data-data yang jelas disampaikan kepada keluarga " 

Lanajut Undang " Yang Hadir hari ini dari dinas Kesehatan, Rumah Sakit dr.Slamet , Tim Gugus Tugas Covid-19 , padahal kami mengundang Dinas Sosial, IDI Kabupaten Garut dan Klinik Cisanca sebagai tempat awal almarhum dirawat ".

 menurut Undang dari awal kami sudah sepakati dengan Ketua Komisi IV dari Fraksi Gerindra Bapak Ade Rizal , agar permasalahan bisa selesai dan pihak keluarga bisa mendengar yang sebenarnya apa yang terjadi dengan Alm.( AF) Hingga dinyatakan dan diberlakukan pemakaman dan SOP Covid-19 , masih Undang " Ini urusan Nyawa manusia karena parapihak tidak hadir maka kami nyatakan kami akan lakukan aksi auden dengan jumlah masa yang besar agar permasalahan ini ada titik terang ,ungkapnya mengakhiri .

Ketua Komisi IV Bapak Ade Rizal " Saya sampaikan terima kasih kepada teman-teman  dan keluarga yang sudah mengungkapkan semua permasalahan yang ada walaupun kedalaman substansi yang dipertanyakan tentu masih banyak yang belum dikemukakan" 

Lanjut Ade Rizal " Kami sebagai anggota Dewan tentu menjadi kepanjangan tangan keluarga Korban memfasilitasi agar permasalahan ini segera terselesaikan, adapun hari ini keluarga Walk Out itu menjadi Haknya keluarga imbuhnya " .

Dalam Keterangannya keluarga Almarhum " Kami merasa kecewa dengan adanya status Covid dan pemakaman COVID-19 yang belum jelas , Karena sampai hari ini belum ada pihak-pihak terkait datang dan menjelaskan perihal status itu, yang jadi tambah sakit hati bahwa diluar beredar kabar bahwa kami sudah menerima dana kerohiman sebesar 10 Juta dari Tim Covid untuk keluarga korban yang pada kenyataannya boro-boro " 

Lanjut Engkus " Yang kami permasalahkan bukan Uang tapi bagaimana kalau memang alm ( AF) bukan pasien COvid segera direhab nama baik keluarga karena sampai saat ini juga tidak ada yang namanya Swab Test Atau juga untuk kami ataupun lingkungan yang dianggap bersentuhan dengan Korban ,Ungkapnya ( BB).


INFORMASI PEMASANGAN IKLAN

UNTUK KERJA SAMA & PEMASANGAN IKLAN DI KORAN DAN SITUS RESMI SUARA PERADILAN NEWS

BISA MENGHUBUNGI REDAKSI :

EMAIL : redaksisuaraperadilan@ yahoo.com
Hp : 0823-1120-4552
Whatsap : 0823-1120-4552
Back To Top