> Peristiwa Kebakaran Terjadi Lagi Di Suku Baduy Desa Kanekes

Peristiwa Kebakaran Terjadi Lagi Di Suku Baduy Desa Kanekes

author

Suara peradilan news

Share Post

Suara Peradilan News.com


Peristiwa kebakaran terajdi lagi di Adat suku Baduy, Rabu siang 13 Oktober 2021. Di perkirakan 16 rumah warga Baduy Luar, tepatnya di Kampung cepak huni, RT 005/012 Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Lebak Banten ludes dilalap si jago merah.



“peristiwa ini datang lagi dari adat Kanekes, tadi siang. Kali ini di kampung cepak huni. Diperkirakan 17 rumah ludes dilalap si jago merah,” atas peristiwa kebakaran yang melahap rumah-rumah kayu beratap rumbia, Rabu 13 Oktober 2021.


media suara peradilan news.com mencoba berkomunikasi langsung dengan carik desa kanekes,, Agus. jugga masyarakat adat Suku Baduy.



Dikatakannya, kebakaran yang terjadi sulit untuk di padamkan ''Pasalnya posisi rumah yang saling berdekatan api terus menyebar ke-beberapa rumah dan tidak bisa di padamkan sulit api untuk di padamkan karna sumber air untuk memadamkan kobaran api pun terbatas,” ungkapnya.



Dalam waktu sekejap, rumah-rumah masyarakat Baduy rata dengan tanah dan ada jugga yang tersisa puing puing Bagan tihang kayu, ada juga yang tidak tersisa, akibat kebakaran yang terjadi Rabu 13 Oktober 2021.


"Atas peristiwa ini Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. sementara yang kami dapat atas laporan baru 16 rumah satu lumbung padi turut terbakar.

Dari 16 rumah di di perkirakan 24-KK, yang terdata, sisanya masih dalm proses pendatan


"Puluhan keluarga yang tingga di kampung cepak huni, kehilangan tempat tinggal dan harta benda mereka, karena tidak bisa diselamatkan' di karnakan api sudah terlalu besar dan tidak bisa berbuat apa-apa,



“Sampai saat ini informasi yang kami dapat, dari carik Agus,, "adanya peristiwa kebakaran, Di desa kanekes kecamatan Leuwidamar, dari salah satu saksi,, ''Kamong di perkirakan pukul 1, 30, siang. Yang melihat kejadian di lokasi tersebut.


Kebakaran di Baduy biasanya disebabkan oleh tungku perapian yang berada di atas bale-bae dapur. Mereka membuat perapian untuk memasak bukan di atas tanah. Atau bisa juga dari lampu tempel yang biasanya ditempatkan di dinding bilik bambu,(Rud).