> Rohimah Penderita Kanker Payudara Luput Dari Perhatian Pemdes Sirnajaya Cisurupan Garut

Rohimah Penderita Kanker Payudara Luput Dari Perhatian Pemdes Sirnajaya Cisurupan Garut

author

suaraperadilannews.com

Share Post

 

Garut Suara Peradilan News



Nasib buruk menimpa ibu ROHIMAH (48)  yang bertempat tinggal di kp NARINGUL Rt 005 RW 003 Desa Sirnajaya Kecamatan Cisurupan Kabupaten Garut.

Dengan usia yang akan memasuki setengah abad ini harus berjuang bertahan hidup yang tinggal bersama 2 anaknya, tanpa kehadiran sang kepala rumah tangga ( Janda ), yang lebih prihatin lagi mereka tinggal di gubuk yang berukuran 4*4 m dan nyaris roboh karena tiang penyangga atau balok pilarnya yang berbahan kayu ini sudah usang rapuh di telan usia.



Hal ini disampaikan oleh Ormas GARIS DPD kabupaten Garut melalui ketua hariannya Agus kepada awak media suara peradilan news, 28/09/21 usai menjenguk di kediamannya Rohimah.

Dalam cuplikan wawancaranya  untuk dan atas nama DPD GARIS, Agus menyampaikan keprihatinanya, atas musibah yang menimpa Rohimah karena beliau menderita penyakit kanker payudara yang sudah kronis, di tambah lagi menempati tempat tinggal tidak layak huni.



ironisnya kok tidak adanya perhatian dari pemerintah setempat, baik di sisi program RUTILAHU atau BSPS bantuan pangan pun tak pernah ia dapatkan, kami ormas GARIS DPD GARUT akan terus melawan / mempertanyakan ketidakadilan pihak pemdes Sirnajaya  yang luput tanpa ada perhatian untuk warga desanya seperti ini, agar mendapat hak hidup yang layak, Mendapatkan pendampingan kesehatan.



Ormas GARIS pun akan mengetuk pintu pintu pemerintah Dari mulai tingkat desa hingga tingkat kabupaten dan akan mendampingi ibu ROHIMAH, sampai  mendapatkan tempat huni yang layak, Ormas garis pun membuka  pintu bagi siap saja yang ingin berpartisipasi meringan kan beban ibu ROHIMAH .

Bagi yang ingin berpartisipasi silahkan datang ke sekertariat garis DPD GARIS KAB GARUT, yang beralamat di kp lebak lengsir bayongbong, kini ibu rohimah penyakitnya sedang di tangani oleh RS ANISAQUIN tanggal 28 September 2021 dan terus di kawal oleh ormas GARIS, yang menjadi heran kok bisa kepala desa sebagai pemangku kebijakan apalagi sekarang dengan bantuan  anggaran yang cukup besar untuk link sektornya,  kok sampai buta hati mata dan telinga hingga tega melihat warganya menderita seperti ini padahal banyak program di desa untuk orang miskin ungkap agus. 

Pewarta : ( Endang / Tim )