> Dengan Modus Tawaran Kerja di BUMN Korban terperdaya setorkan uang puluhan juta rupiah

Dengan Modus Tawaran Kerja di BUMN Korban terperdaya setorkan uang puluhan juta rupiah

author

suara peradilan news

Share Post
Photo : Ilustrasi


Tangerang, supernews - Diduga kuat lakukan penipuan dengan dalih rekrut Karyawan berhasil Raup uang korban sebesar 75 Juta , Salah seorang  Oknum berinisial (S) yang mengaku sebagai karyawan Pertamina cabang Bitung yang bertempat tinggal di Kp. Bunut RT 4 RW 2 Desa Pasir Jaya Kecamatan Cikupa Kabupaten Tangerang.


"Gunakan modus iming iming kerja enak dan kerja akan diterima full fasilitas ungkap korban menirukan bahasa C". Berhasil Perdaya korbannya.


Salah satu  atas  korban berinisial ( M ) salah seorang warga  Kp Salimah desa  Gintung Cilejet kecamatan Parungpanjang 


Dalam keterangan korban (M) "awalnya dijanjikan masuk kerja dengan persyaratan yang tidak mengikat dan menyiapkan sejumlah uang , dengan catatan jika kerja sudah masuk atau diterima , Namun seiring waktu berjalan berbagai alasan dilontarkan untuk meminta uang agar memuluskan rencana masuk kerja ".


Lanjut ( M ) "saya bahkan saya sudah lakukan medical check up yang dia sarankan guna melengkapi persyaratan, dan yang membuat kesal dia dengan sengaja membuat SK penerimaan bahwa kami diterima di perusahaannya , Ternyata itu akal bulusnya untuk saya percaya memberikan sejumlah uang kepadanya ".


"Sampai saat ini uang masih tersisa sekitar 34 juta sudah sampai dua tahun berjalan belum dikembalikan , yang saat diawal sesuai janjinya  dua Minggu paska pengumuman tidak lolos uang akan dikembalikan 100% tanpa potongan ".


Kepada media pihak korban di rumahnya ( S ) (4/9) saat menagih pengembalian uangnya "Saya akan bawa persoalan ini keranah hukum karena dia selalu menghindar dan beralibi, Juga kami akan laporkan kepada Tempatnya dia bekerja  sudah melakukan pemalsuan dokumen undangan dan SK bodong dengan memakai Kop Perusahaan , Ungkapnya mengakhiri".


Sampai diturunkannya berita ini Oknum yang berinisial ( S )  sudah beberapa kali di telepon melalui GSM dan Via What tidak mengangkat teleponnya untuk di konfirmasi dugaan tindak penipuan ini ( red)***