> Sangat disayangkan perlakukan korlu ci beber terlalu arogan

Sangat disayangkan perlakukan korlu ci beber terlalu arogan

author

Suara peradilan news

Share Post

Suara peradilan news


Lebak Senin, 16 Agustus 2021

Adanya oknum Korluh Pertanian Kec Cibeber Kab Lebak Provinsi Banten Salah satu Koordinator Wilayah ( Korluh ) arogansi terhadap wartawan yang bernama Sahran media Suara Peradilan menayangkan berita terkait benih padi yang di duga di jual belikan sebanyak satu ton awal di konfirmasi mengaku 6 ton sedangkan seharusnya 7 ton, yang saya pertanyakan yang satu tonnya ??


Setelah itu Pak  Nandar selaku Koordinator Wilayah ( Korluh ) meminta bertemu kepada Media Suara Peradilan,  ketika di hubungi melalui watshap mengatakan " Maunya bertemu dimana  ?? " Saya selaku awak media menjawab " Siap mau bertemu dimana  Pak ? " jawab Pak Korluh  "hayu maunya dimana !? " langsung saya minta di Kantor saja agar  jelas dan bisa di pahami.


Setelah itu menjanjikan pukul 09.00   pagi, saya nunggu sampai pukul 10.00 pagi baru datang,  setelah itu saya mengikuti masuk kedalam  mengetuk pintu dan mengucapkan salam,  mereka menjawab salam.


Setelah mulai percakapan, Pak Korluh mulai membuka jaket dan mengambil golok di letakan di meja,  ketika kami sedang mengklarifikasi terkait pemberitaan yang sudah di terbitkan,  tambahnya lagi.. Pak  Korluh tidak merasa, Atu mengakui bahwa menulis 6 ton karena tulisan Pak Korluh katanya 6 tonan .

"Setelah itu saya langsung pamit dan saya minta " Ok pa kita saling sikapi aja tak lama saya minta ijin untuk menerbitkan berita yang kedua kalinya langsung memanggil bahwa kita bicarakan aja katanya kita ketemuan aja lagi  langsung saya selaku awak Media dari Suara Peradilan mengikuti permintaannya.


Setelah bertemu di jalan langsung berhenti dan  menghampiri dengan berkata  " Maunya gimana ??  lebih baik buka bajunya " mungkin itu maunya Pak Korluh berkelahi,  saya selaku Media tetap berupaya tidak terjadi perkelahian di tempat itu,  karena sudah bicara bahwa kita ketemuan yang keduakalinya diminta di warung sate Abah Idad di daerah Nagrak Cibeber ternyata, sampai terjadinya keinginan Pak Korluh berantem dengan Kang Rudi selaku Korwil Media Suara Peradilan merasa sakit hati dengan perbuatan dan sikap Korluh tersebut, dari pihak Media ada dua orang saksi dan satu saksi dari pihak Pertanian,  maka kami kepada penegak hukum agar cepat di tindak !!  pungkasnya.  SAHRAN/TIM.