Terkait kenaikan Cukai Rokok Ketua DPD APTI JAWA- BARAT , H Suryana : Harus berbading lurus dengan Kesejahteraan petaninya

Ketua DPD APTI JAWA BARAT, H.Suryana

Garut, Super News- Pengumuman pemerintah terkait kenaikan cukai rokok  sebesar  23 %  oleh mentri keuangan , Sri Mulyani di tahun 2020 menjadi polemik di masyarakat, antara produsen  dan konsumen rokok,

Terkait kenaikan Cukai Rokok, Ketua DPD APTI Provinsi Jawa Barat , H .Suryana minggu ( 15 /09/2019) melalui pesan whatsap , menanggapi bahwa ," Kenaikan Cukai Rokok itu harus berbanding Lurus dengan Kesejehteraan Para petaninya , DBHCHT  ditingkat daerah kenaikan signifikan ini dan sejauh mana keberpihakan pemerintah kepada petani tembakau itu sendiri, Bercocok Tanam tembakau merupakan warisan budaya bangsa dan telah  dikonsumsi sejak jaman dulu gak ada hubungannya dengan masalah kesehatan , panjang usia dan sehat, yang paling penting Tembakau jangan dipolitisasi, Petani tembakau telah andil penyumbang devisa dan ikut serta mensejahterakan bangsa dengan  cukai,"


Senada dengan DPD APTI  H.Suryana, Undang Herman selaku ketua Harian DPC APTI Kabupaten Garut, menanggapi juga terkait kenaikan Cukai Rokok yang signifikan ," saya tentu sangat berharap sekali kepada pemerintah, dalam hal ini pemerintah kabupaten Garut ,apabila di tahun 2020 menerima dana DBHCT harus lebih berpihak kepada Para petani yang ada dikabupaten Garut , Sehingga Naiknya  pendapatan Cukai Rokok akan sebanding dengan apa yang diterima oleh para petani , dan Program Program yang digulirkan Harus tepat sasaran, Jangan bias dengan kepentingan Politik," Menegaskan ( Babang / Suoer News ).
0 Komentar untuk "Terkait kenaikan Cukai Rokok Ketua DPD APTI JAWA- BARAT , H Suryana : Harus berbading lurus dengan Kesejahteraan petaninya "

INFORMASI PEMASANGAN IKLAN

UNTUK KERJA SAMA & PEMASANGAN IKLAN DI KORAN DAN SITUS RESMI SUARA PERADILAN NEWS

BISA MENGHUBUNGI REDAKSI :

EMAIL : redaksisuaraperadilan@ yahoo.com
Hp : 0823-1120-4552
Whatsap : 0823-1120-4552
Back To Top